Tak Mau Main Terbuka, Rudy William Keeltjes Siapkan Dua Skema

Di sisa waktu yang ada, Rudy tak menggelar latihan untuk peningkatan fisik dan langsung mematangkan taktik timnas Indonesia U-21.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Timnas Indonesia U-21 sudah mulai bersiap untuk mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang. Sejak kemarin petang, Alqomar Tehupelasury dan kawan-kawan sudah berlatih di Lapangan POR Pelita Jaya, Sawangan. Pelatih Indonesia U-21, Rudy William Keltjes, pun telah menyiapkan strategi khusus untuk timnya.
Seperti diketahui, lawan-lawan yang akan dihadapi di turnamen tersebut cukup berat. Indonesia sendiri tergabung di grup A bersama tim U-20 dari Barcelona, Argentina, Mauritania, dan Levante. Untuk itu, Rudy mengatakan tak ingin timnya bermain terlalu terbuka pada turnamen ini.
Waktu lima hari yang tersisa untuk persiapan benar-benar dimanfaatkan Rudy untuk mematangkan strategi yang sudah dirancangnya. Mantan pelatih PSM Makassar itu mengungkapkan sudah menyiapkan dua skema bagi timnya untuk turnamen tersebut.
"Saya pakai 3-5-2, kalau kalah bola berubah menjadi 5-4-1," papar Rudy, kepada Goal Indonesia.
Rudy pun memiliki alasan tersendiri mengapa memilih strategi tersebut. "Takutnya anak-anak tidak kuat di stamina. Tapi, kami tidak mungkin berlatih untuk peningkatan fisik karena waktunya sudah tidak ada, jadi langsung latihan taktik. Namun, kalau anak-anak bermain bertahan kemudian menyerang, kemungkinan terbuka untuk mencetak gol atau menang," tambah mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.
Selain itu, Rudy juga menanamkan sebuah filosofi untuk membangkitkan mental para pemainnya di turnamen tersebut. "Prinsipnya, kalau tidak bisa menang ya jangan kalah. Begitu juga kalau tidak bisa cetak gol ya jangan sampai kebobolan," tuturnya.

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.