Takashi Inui & Hiroshi Kiyatoke Berharap Cerezo Osaka Cepat Promosi

Topics

Dua pemain yang sekarang berkarir di Jerman ini berharap mantan klub mereka bisa segera bangkit.

OLEH DONNY AFRONI Dukungan terhadap Cerezo Osaka terus mengalir. Setelah Shinji Kagawa, gelandang Eintracht Frankfurt Takashi Inui, dan pemain tengah Hannover Hiroshi Kiyotake berharap mantan klub mereka tersebut tidak terlalu lama berada di J2 Jepang.Inui gabung ke Cerezo pada 2008 dengan status sebagai pemain pinjaman, dan dipermanenkan di tahun berikutnya hingga 2011. Saat memperkuat Cerezo, Inui pun menjalani debutnya bersama tim nasional Jepang ketika melawan Yaman pada Januari 2009.“Setiap pemain pasti memberikan performa terbaik di musim ini. Saya sempat terkejut juga melihat klub ini terdegradasi. Anda akan mendapatkan tahun yang buruk jika bermain dalam rentang waktu lama,” ujar Inui dikutip Goal Jepang.Inui memperkuat Cerezo selama tiga musim dari 2008 hingga Juli 2011 setelah tidak mendapatkan tempat di tim inti Yokohama F Marinos. Kerja samanya dengan Shinji Kagawa membuat karir Inui meroket. Di bawah asuhan Levir Culpi, duet Inui-Kagawa menjadi momok bagi barisan belakang lawan. Cerezo pun dinilai tidak salah mendatangkan pemain. Inui berharap pemain Cerezo tidak berkecil hati saat bertanding di J2. Menurutnya, bermain di J2 merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.“Gamba Osaka dan Sanfrecce Hiroshima merupakan contoh bagus tim-tim yang mendapatkan keuntungan dari kompetisi J2. Begitu juga dengan Cerezo. Degradasi sama halnya seperti renovasi: kesempatan untuk membentuk tim lebih baik. Saya tahu mereka tidak akan membuat kami kecewa,” tutur Inui.Sedangkan Kiyotake pindah ke Cerezo dari Oita Trinita pada 2010, dan menjalani debut bersama timnas Jepang satu tahun kemudian melawan Korea Selatan. Pemain yang pernah merumput bersama Nuremburg ini menilai Cerezo sedang dalam kondisi sulit ketika berjuang melepaskan diri dari ancaman degradasi.Kepergian pemain kunci Yoichiro Kakitani ke Basel pada pertengahan musim, dan cedera yang dialami Hotaro Yamaguchi turut memberikan andil dalam penurunan performa Cerezo. Akibatnya, Cerezo kehilangan ritme di sisa musim.Pemain berusia 25 tahun ini pun menggambarkan kondisi Cerezo seperti yang dialaminya bersama Nuremberg di musim keduanya. Saat itu, Nuremberg menduduki posisi ke-17, sehingga terdegradasi ke Bundesliga 2.“Yoichiro pergi, Hotaru cedera, Anda bisa melihat tim ini mengalami masa sulit untuk bangkit dari keterpurukan. Dari yang saya alami di musim sebelumnya bersama Nuremburg, dibutuhkan energi besar bagi tim yang sedang menurun untuk kembali bediri di atas kedua kaki. Cerezo mengalami hal yang sama, dan akibatnya mereka tertinggal dari tim lain,” papar Kiyotake.“Walau begitu, saya yakin Cerezo akan segera kembali ke J1. Mereka punya banyak pemain bagus, dan tim ini penuh harapan. Saya akan tetap menjadi fan Cerezo untuk selamanya.”

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics