Target Mutlak Internazionale Di 2016

Meski saat ini menjadi Capolista, mahkota juara belum menjadi bidikan utama Si Biru-Hitam.

Menguasai pucuk klasemen sementara Serie A Italia tidak otomatis membuat Internazionale mematok Scudetto sebagai target utama.

Bagi pelatih Roberto Mancini, sasaran yang menjadi harga mati bagi La Beneamata menghadapi tahun baru 2016 adalah finis di tiga besar dan kembali berlaga di Liga Champions.

Sukses menjadi kampiun Eropa pada 2009/10 sebagai bagian dari rengkuhan treble, prestasi Inter kemudian merosot dan mereka terakhir kali berpartisipasi di Liga Champions musim 2011/12. Mancini menekankan absensi Inter di panggung termegah Benua Biru tak boleh lagi berlanjut.

"Target kami adalah kembali ke Liga Champions. Tidak bermain di Liga Champions tidak boleh terjadi untuk Inter," ungkap sang allenatore kepada Inter Channel tentang bidikannya di tahun baru.

"Tidak mudah untuk menyatukan tim, tetapi kalau Anda memiliki hasrat, gairah, dan kerja keras pada akhirnya Anda mendapatkan hasil-hasil yang pantas Anda peroleh."

"Dalam beberapa tahun terakhir Inter tidak berada di tempat yang sepantasnya. Dengan sejarah yang dipunyai klub ini, mereka seharusnya bermain di Liga Champions dan bersaing di jalur Scudetto setiap tahun."

"Itu harus menjadi target kami dan saya senang presiden [Erick] Thohir memilih saya."

Menyoal aspirasi Scudetto untuk edisi terkini, Mancini baru mau membahasnya apabila peluang untuk itu masih terbuka hingga mendekati garis finis.

"Kami di atas sana untuk sekarang dan kalau kami bisa bertahan di sana sampai tiga atau empat laga terakhir barulah kita akan bisa membicarakan tentang itu," tuturnya.

Inter, yang unggul satu poin atas Fiorentina dan Napoli, akan melakoni laga pertama pascajeda musim dingin pada Rabu (6/1) melawan tuan rumah Empoli.