Teman Akrab Spurs Adalah Skor 2-1

Pandangan dan analisis soal skor akhir Spurs yang selalu sama oleh Erie Wicaksono.

Begitu membaca judul ini lantas muncul pertanyaan apa yang sebenarnya dimaksud. Salah satu peserta Premier League musim ini, Tottenham Hotspur semenjak bulan Oktober lebih tepatnya tanggal 26 sudah melakoni 17 laga di berbagai ajang, dan setiap kali melihat hasil akhir mereka hanya bisa maklum.

Tanggal disebut diatas merupakan partai melawan Newcastle di liga. Bermain di kandang sendiri White Hart Lane, mereka malah menyerah 1-2 dari tamu. Gol dari Adebayor tak mampu menyelamatkan muka karena Ayoze Perez dan Sammy Ameobi sukses menggetarkan jala Hugo Lloris.

Selang tujuh hari kemudian ganti mereka berkunjung ke Villa Park. Disini anak asuh Mauricio Pochettino bawa pulang poin penuh berkat dua gol dari Nacer Chadli dan Hary Kane, sementara tuan rumah cuma mampu sekali bobol gawang kiper tim nasional Perancis melalui Weimann.

Skor akhir 2-1 kembali terjadi tak lama setelah kunjungan ke markas Aston Villa. Dalam ajang berbeda yaitu Europa League, Spurs bertandang ke Theodoros Kolokotronis Stadium. Kane kembali menyumbang satu gol sementara tambahan datang dari Townsend.

Tiga pertandingan tersebut selesai dengan kedudukan 2-1. Hingga game week 22 Premier League akhir pekan lalu skor tersebut masih akrab menempel anak-anak Lilly Whites. Lawan mereka adalah Sunderland dan gol Christian Eriksen membuat tiga poin aman dalam genggaman.

17 kali melakoni laga sedari kalah lawan Newcastle di kandang sendiri, hanya enam kali skor berbeda dari kebiasaan. Pertama ketika menjamu Partizan Belgrade dimana pertandingan ini hanya menghasilkan satu gol untuk kemenangan mereka.

Tanggal tiga hingga 11 Desember menjadi saat dimana angka 2-1 tidak ada dalam papan skor setelah wasit meniup peluit panjang. Pertama menghadapi Chelsea, mereka tunduk 0-3 kemudian mendapat lawatan dari Palace selesai 0-0, terakhir kembali kalah 0-1 ketika bertemu Besiktas.

Pergantian tahun juga dilewati dengan skor berbeda. Melawan Manchester United sama kuat tanpa bisa membuat gol tiga hari sebelum kalender berganti. Dan pada saat tahun baru mereka membalas perlakuan Chelsea lewat pertandingan menegangkan 5-3.

Periode akhir Oktober hingga akhir November menjadi waktu dimana lima pertandingan yang dilakoni selesai dengan skor 2-1 dalam berbagai ajang yang diikuti oleh pasukan White Hart Lane.

Entah apa yang ada di benak pelatih dan para pemain Spurs, namun mereka kini nyaman berada di posisi enam klasemen sementara dan tetap menjaga asa untuk lolos ke Champions League musim depan. Tidak masalah berapa hasil akhir terpenting jalur menuju target masih terjaga dan motivasi para punggawa masih terjaga.