Teori Konspirasi: Verona Diuntungkan Karena Degradasi

Topics

Pihak Carpi meminta Serie A untuk mengawasi secara serius laga antara Hellas Verona dan Palermo karena ada potensi kecurangan di sana.

Serie A Italia memasuki fase final di musim ini. Setiap tim akan menjalani laga penentuan masing-masing, meski gelar scudetto Serie A sudah berada di tangan Juventus.

Namun yang menarik di giornata terakhir Serie A musim ini adalah persaingan di papan bawah, terutama bila dikaitkan dengan pembagian pembayaran hak siar di musim ini.

Seperti diketahui, Lega Serie A menyetujui aturan mengenai pembagian nilai hak siar, atau yang lumrah disebut Parachute Payment, untuk tim yang terdegradasi.

Dalam kesepakatan tersebut disetujui bahwa nilai pembagian pembayaran hak siar yang didapat dari tiga tim yang terdegrdasi di setiap musimnya meningkat, dari yang sebelumnya €30 juta menjadi €60 juta, dimulai di musim ini.

Juga disepakati bahwa tim yang sudah menghabiskan tiga dari empat musim terakhirnya di Serie A akan mendapatkan pembayaran sebesar €25 juta. Juga tim yang sudah ambil bagian di dua dari tiga musim terakhir di Serie A, akan mendapatkan €15 juta.

SITUASI MUSIM INI

Untuk persaingan selamat dari zona degradasi, hanya Carpi dan Palermo yang masih bersaing satu sama lain. Sementara dua tiket degradasi lainnya sudah menjadi milik Hellas Verona dan Frosinone.

Carpi sendiri saat ini menduduki peringkat 18, sementara Palermo satu strip di atas mereka dengan selisih angka di antara kedua tim hanya satu poin.

Jika Carpi bisa meraih hasil yang lebih baik dari Palermo di akhir minggu ini, maka mereka akan selamat dari degradasi. Tapi yang menjadikannya menarik adalah Verona bisa memainkan peran khusus di sini.

Verona akan menghadapi Palermo. Apa pun hasil yang didapat Verona di akhir pekan, posisi mereka sebagai penghuni dasar klasemen tak akan terpengaruh, pun demikian juga status mereka sebagai tim yang terdegradasi di musim ini.

Namun, Verona bisa mendapat keuntungan tersendiri apa pun hasilnya melawan Palermo. Keuntungan yang dimaksud dalam hal ini adalah dari sudut pandang finansial.

Palermo yang sudah cukup lama bermain di Serie A, apabila terdegradasi di musim ini, mereka akan mendapatkan bagian yang lebih besar dari €60 juta yang diberikan untuk tim yang terdegradasi. Dengan Carpi memenangi promosi di musim lalu, pembagian pembayaran yang mereka dapatkan menjadi jauh lebih rendah.

Alhasil, Verona pun ikut mendapatkan €15 juta lebih banyak apabila Carpi terdegradasi bersama mereka. Mempertimbangkan bahwa Verona memiliki peran tersendiri dalam persaingan di zona degradasi ini, yang bisa mereka lakukan untuk memastikan mendapatkan pembagian pembayaran ini adalah dengan 'memberikan kemenangan' kepada Palermo akhir pekann ini.

Verona juga akan mendapatkan tambahan €15 juta apabila mereka gagal mendapatkan tiket promosi di musim depan.

Dengan nilai hak siar Serie A 2015-2018 jauh lebih besar dibanding sebelumnya, seharusnya kembali ke Serie  A secepat mungkin bisa menjadi motivasi tersendiri. Tapi bila Carpi ikut terdegradasi di usim ini, bagaimana pun juga Verona mendapatkan pemasukan yang cukup jika mereka gagal memenui target promosi di musim depan.

Karena alasan tersebut, pihak Carpi meminta Lega Serie A untuk mengawasi dengan serius laga antara Palermo dan Verona, karena ada potensi yang merugikan mereka secara finansial.

"Carpi FC 1909 mengumumkan telah mengirimkan catatan resmi kepada Kantor Jaksa Penuntut Umum, terkait dengan situasi di laga terakhir di Serie A, untuk memonitor perkembangan laga antara Verona-Palermo dengan sangat seksama," Carpi dalam pernyataan mereka.

"Inisiatif ini diusulkan untuk mencegah kondisi apa pun, dengan harapan semua pertandingan dimainkan dengan semangat kompetisi yang sama dan loyalitas yang sudah menjadi karkter di sepanjang musim ini."