Timnas Indonesia U-19 Pasang-Surut, Indra Sjafri Tak Khawatir

Indra menegaskan, performa puncak Garuda Jaya akan diperlihatkan di Myanmar.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri mengaku tidak terlalu khawatir dengan performa pasang-surut yang diperlihatkan anak asuhnya dalam rangkaian Tur Nusantara sebagai persiapan menghadapi Piala Asia 2014 di Myanmar.

Setelah dua kali bermain imbang, timnas U-19 kembali memetik kemenangan dengan mengalahkan Arema Cronus U-21 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Senin (7/7) malam WIB. Meski demikian, Indra mengaku terus melakukan sejumlah evaluasi untuk membuat penampilan timnas lebih baik.

Indra mengakui penampilan timnas Indonesia mengalami pasang surut. Namun hal ini bukan masalah, karena dia justru mengetahui seperti apa penampilan anak buahnya jika terus menerus bermain.

“Masalah penyelesaian akhir ini bukanlah masalah U-19 saja, karena dari senior hingga u-12. Tetapi yang pertama saya mengajak kepada masyarakat Indonesia melalui media jika jangan mengharapkan top performance timnas sekarang yang terlihat menurun,” kata pelatih berusia 51 tahun ini.

“Total kita sudah menjalani 27 pertandingan uji coba tanpa istirahat. Kenapa kami membuat begitu, karena kami tahu persis nanti di kompetisi AFC nanti, agendanya sangat padat, dan bermain pada pukul 16:30. Nah kalau pemain terbiasa dengan main istirahat, main istirahat dengan waktu pendek, kami harapkan nanti di kompetisi cepat adaptasi.”

“Untuk melihat penampilan terbaik, mau sekarang atau nanti? Karena jika harapannya kita bermain bagus sekarang, kami bisa saja menurunkan pemain itu-itu saja, namun nanti begitu kita di Myanmar, maka habis.”

Indra kemudian mencontohkan saat menjalani persiapan di Piala AFF Sidoarjo, timnas U-19 sempat mengalami dua kali kekalahan, yaitu melawan tim Divisi III dan tim U-18 Suratin. Namun karena masih dalam tahap uji coba, dirinya bisa mengetahui kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki, termasuk penentuan pemain saat kompetisi resmi.

“Saya mau memberi tahu, jika dulu sebelum banyak disorot seperti sekarang ini, timnas U-19 kalah melawan tim dari Divisi III, dan kalah melawan tim U-18. Tapi apa yang terjadi? Begitu di Piala AFF 2013 Sidoarjo kami mampu juara, dan penampilan puncak pemain ada ketika mengalahkan Korea Selatan. Ini yang kita tata, tugas saya sebagai pelatih dan staf lain yang ahli di bidangnya,” papar Indra.

Selanjutnya, timnas U-19 akan menjalani uji coba melawan Persis Solo di Manahan, Jumat (11/7), sebelum menjalani laga di di luar negeri melawan sejumlah tim elit junior dunia. (gk-48)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.