Timnas Indonesia U-23 Krisis Striker

Pahabol dipastikan tidak ikut ke SEA Games, sehingga hanya menyisakan dua striker di Tim Garuda Muda.

Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, memastikan timnya hanya berkekuatan 19 pemain untuk SEA Games 2015. Itu setelah, penggawa Persipura Jayapura, Yohanes Ferinando Pahabol, sudah tidak bisa lagi dibujuk untuk bergabung ke tim Garuda Muda.

Seperti diberitakan sebelumnya, mundurnya Pahabol dari timnas U-23 adalah imbas dari batalnya laga Persipura kontra Pahang FA pada babak 16 besar Piala AFC 2015, 26 Mei lalu. 

"Kami tidak membawa Pahabol dan itu sudah pasti. Kami juga sudah tidak bisa mencari pengganti sehingga berangkat dengan 19 pemain saja," ucap Aji, usai memimpin timnya berlatih di lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (29/5) pagi.

Artinya, timnas U-23 mengalami krisis striker di SEA Games nanti. Pasalnya, setelah ditinggalkan Pahabol, saat ini mereka hanya memiliki dua striker, yaitu Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Yandi Sofyan Munawar.

"Tidak ikutnya Pahabol membuat alternatif pemain depan berkurang, karena sekarang hanya ada dua penyerang," jelas Aji. 

Sementara itu, pada sesi latihan terakhir, pagi ini, Manahati Lestusen dan kawan-kawan hanya menjalani latihan ringan. Itu supaya kondisi para penggawa timnas U-23 tidak drop dan terhindar dari cedera.

"Namun organisasi permainan anak-anak masih perlu ditingkatkan. Aliran bola perlu ditingkatkan. Organisasi pertahanan harus lebih rapi, sementara serangan lebih tajam," ucap mantan pelatih Persebaya Surabaya itu. 

"Untuk pola, tidak akan ada perubahan. Formasi tetap memakai 4-1-4-1. Adapun semua lawan, punya kesempatan yang sama untuk lolos, begitu juga Indonesia," tambahnya.

Rombongan timnas U-23 direncanakan bakal bertolak ke Singapura, Sabtu (30/5). Mereka akan melakoni laga perdana melawan Myanmar U-23 di Stadion Jalan Besar, 2 Juni nanti.
 

Topics