TRIVIA DUEL PIALA DUNIA 2014: Argentina Vs. Belgia

Goal Indonesia menyajikan data dan fakta menarik kedua tim sebelum pertandingan.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Ambisi Argentina memutus tren negatif di tiga edisi Piala Dunia sebelumnya akan diuji keperkasaan Belgia di Brasilia pada laga perempat-final Piala Dunia, Sabtu (5/7) malam WIB.

Tim kuda hitam ini tengah dalam kepercayaan diri tinggi setelah melanggang ke delapan besar untuk kedua kali sepanjang sejarah mereka.

Duel akan kian menarik karena di partai ini fans akan disuguhkan aksi ciamik dari Lionel Messi dan Eden Hazard. Guna menemani Anda menantikan dimulainya pertandingan, Goal Indonesia memberikan rangkuman data dan fakta kedua tim berikut ini.

Argentina memenangkan tiga dari empat pertemuan dengan Belgia, mencetak sepuluh gol dan kebobolan empat kali.

Di Piala Dunia, mereka masing-masing menang sekali: Belgia menang di fase penyisihan grup edisi 1982 (1-0) sementara Argentina menang 2-0 pada semi-final empat tahun kemudian berkat sepasang gol Diego Maradona. Itu pertemuan terakhir mereka.

Sejak awal Piala Dunia 2010, Argentina memenangkan delapan dari sembilan pertandingan di semua kompetisi, satu-satunya kekalahan mereka terjadi di perempat-final kala itu melawan Jerman dengan skor 4-0.

Argentina memenangkan enam dari 19 pertandingan Piala Dunia melawan tim Eropa.

Ini kali ketiga secara beruntun Argentina menembus perempat-final Piala Dunia. Namun, Albiceleste tak pernah melangkah lebih jauh dari delapan besar sejak mereka mencapai final pada 1990.

Dari empat kesempatan tampil di delapan besar Piala Dunia, Argentina belum pernah menang secara langsung, setelah lolos lewat drama adu penalti melawan Yugoslavia pada 1990, mereka tereliminasi pada 1998 (2-1 melawan Belanda), 2006 (drama penalti versus Jerman) dan 2010 (kalah telak 4-0 dari Jerman).

Belgia mencapai perempat-final Piala Dunia untuk kali kedua dalam sejarah mereka setelah 1986. Ketika itu mereka finis keempat.

Argentina keluar sebagai pemenang (lewat adu penalti atau perpanjangan waktu) di enam dari total tujuh pertandingan Piala Dunia yang dilalui perpanjangan waktu.

Argentina dan Belgia adalah dua dari empat tim yang memenangkan semua pertandingan di Piala Dunia 2014 (termasuk extra-time), dengan Kolombia dan Belanda.

Enam gol Belgia di Piala Dunia kali ini dicetak setelah lepas dari menit ke-70. Juga, empat dari enam gol mereka dicetak oleh pemain pengganti.

Belgia unggul hanya selama 52 menit di empat laga Piala Dunia sejauh ini, lebih sedikit di antara tujuh tim lainnya di perempat-final.

Belgia dan Argentina memiliki tembakan terbanyak di Piala Dunia kali ini, masing-masing 83 dan 80. Skuat Marc Wilmots juga mencatat tembakan ke target terbanyak (32).

Argentina memiliki rata-rata 64,3 persen penguasaan di Piala Dunia, rasio tertinggi di turnamen.

Lionel Messi mencetak empat gol dan satu assist di lima dari total tujuh gol Piala Dunia. Tiga gol di antaranya dicetak dari luar kotak.

Lionel Messi pemain yang paling banyak melakukan dribel sukses di Piala Dunia dengan 24 kali dan menciptakan peluang terbanyak untuk rekan setimnya dengan 18 kali.

Di babak 16 besar melawan Swiss, Angel Di Maria melakukan 12 tembakan, angka terbanyak yang pernah dicatat pemain Argentina di Piala Dunia selama periode 1966-2014. Dia juga mencetak gol tunggal penentu kemenangan di laga itu.

Javier Mascherano memenangkan tekel lebih banyak dibandingkan pemain lainnya di Piala Dunia, 18 dari 22 percobaan.

Kevin De Bruyne memberikan bola untuk sepuluh tembakan Belgia melawan AS, lebih banyak dari pemain lainnya dalam satu pertandingan Piala Dunia. Dia juga terlibat di kedua gol Belgia, mencetak gol pertama dan memberikan assist untuk gol kedua.

Klik di sini untuk preview pertandingan Argentina vs. Belgia

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics