TSF: Atas hasil di Mongolia, tempat teratas masih belum ada yang merebut

Atas hasil ronde kedua turnamen di Mongolia, tim Kambodia Daniel FC dan juara tahun lalu dari Vietnam Dat vinh Tienh masih di posisi ketat memperebutkan tempat teratas turnamen Tiger Street Football 2014.

Delapan tim street football terbaik di Asia hadir di Ulaanbaatar jumat kemarin beserta duta turnamen Deco yang datang untuk mengamati pertandingan – sejumlah penggemar yang hadirpun tidak terkecewakan.

Setelah sehari penuh dengan tanding yang seru, Daniel FC menang dari rivalnya via poin single untuk akhirnya masuk ke babak final ke Singapura tanggal 6 September.

Deco menutup hari tersebut dengan memilih lagi dua orang peserta untuk masuk kedalam tim bintang, yang nantinya akan bertanding melawan dirinya dan teman-temannya.

Turbat Daginaa dari Blue Wolves Mongolia dan Phon Chanudom dari Daniel FC telah dipilih dari turnamen ronde ini untuk bergabung dengan Dani Kouch (Daniel FC) dan Khong Ding Hung (Dat Vinh Tienh) untuk melawan Deco dan empat mantan pemain Portugal Internasional lainnya (Nuno Gomes, Vitor Baia, Maniche, Paulo Ferreira).

 “Ini adalah pertama kalinya saya datang ke Mongolia dan saya tidak menyangka bahwa orang-orang Mongolia sangat menggebu-gebu menanggapi sepak bola” ucap Deco.

“Saya kesulitan memilih dua pemain terbaik dari ronde ini, tapi akhirnya pilihan saya jatuh pada pemain defender Mongolia dan penjaga gawang dari Kambodia yang berhasil memikat saya dengan keahliannya.”

“Untuk tim bintang, saya sudah punya pengatur serang dan penyerang dari ronde pertama - tambah lagi dengan dua peserta dari ronde ini, untuk melengkapi tim bintang,  saya akan memilih dua orang lagi minggu depan di Singapura.”

Mantan pengatur serangan Barcelona dan Chelsea ini sangat terpukau melihat banyaknya jumlah penggemar yang hadir untuk menonton pertandingan di hari Jumat.

“Energy yang dihasilkan para tim dan energi yang dikeluarkan oleh entusiasme para penggemar hari ini sangat luar biasa” ucapnya.

“Kedatangan saya ke Negara langit biru ini takkan terlupakan.”