TSF: Cinta dan Benci menjadi satu di jalanan

Hanya tinggal seminggu lagi sampai 9 Agustus, putaran pertama Tiger Street Football di Kambodia dan Deco ingin tahu apa yang ANDA cinta dan benci pada permainan sepak bola. 

CINTA

Kita semua rela berkorban untuk sesuatu yang kita cintai. Bela-belain memakai sepatu bola untuk sebuah pertandingan dibawah hujan badai atau bangun tengah malam untuk nonton pertandingan yang disiarkan dari belahan dunia sebelah barat.

Tidak ada keraguan lagi dimana kita semua akan melakukan hal-hal yang lumayan gila demi untuk pertandingan yang kita cintai.

Tiger Street Football yang dibintangi oleh si pengatur serangan Deco, meminta pendapat para penggemar  mengenai kecintaan dan kebencian mereka terhadap sepak bola. Deco-pun turut berpartisipasi!

Seperti pujangga jaman Viktorian Elizabet Barret Browning pernah tulis: “Bagaimana aku dapat mencintaimu? Marilah kuhitung banyak caranya”

Manuver dadakan dan ketrampilan dalam memutar balikan pertandingan.

BENCI

Sebanyak apapun kita memuja permainan ini, ada saja hal-hal yang membuat kita ngedrop. Seperti misalnya Diving (dialihkan dari bahasa Inggris: menyelam), laga sok, atau ego besar dari beberapa pemain yang tentunya berhubungan erat dengan jumlah uang di kantong. Bayangin betapa indahnya sepak bola tanpa hal-hal menyebalkan diatas?

Deco-pun berkata:

Formasi yang kaku dan taktik negatif.

Deco tidak takut untuk menyampaikan isi hatinya tentang sepak bola, sekarang adalah giliran Anda untuk melakukan hal yang sama.

Silahkan kunjungi www.uncagefootball.com, nyatakan cintamu pada sepak bola dan/atau sampaikan semua uneg-uneg Anda, dan siapa tahu… bisa menang perjalanan terindah di hidup Anda ke Barcelona untuk bertemu dengan Deco!