Tunggakan Gaji Belum Beres, Rahmad Darmawan Beri Kebebasan Pemainnya Untuk Mogok

Namun ketika pemainnya memutuskan untuk berlatih atau bertanding, RD ingin mereka memberikan 100 persen.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA

Pelatih Persebaya Surabaya, Rahmad Darmawan (RD), cukup realistis menyikapi persoalan yang tengah melanda skuatnya. Di mana selama dua bulan, gaji penggawa Bajul Ijo belum dipenuhi oleh manajemen.

Terkait hal ini, RD mengaku, tidak bisa memaksa para pemain untuk melaksanakan kewajibannya di Persebaya, sementara hak-hak pemain belum terpenuhi. "Karena hak mereka belum dipenuhi, saya tidak bisa memaksa. Saya juga memberi kebebasan kepada pemain dan tidak akan memberikan hukuman bagi yang mogok," ucap RD.

Namun ia melanjutkan, jika pemain sudah memutuskan turun lapangan untuk berlatih dan bertanding, maka mereka harus total. Jangan sampai, mereka melakukannya dengan setengah hati, yang berujung pada capaian tidak maksimal. "Harus 100 persen!" tegasnya.

Seperti diketahui, gaji pemain Persebaya yang belum dicairkan oleh manajemen sampai saat ini adalah untuk periode Juni dan Juli. Jika sampai September belum cair, berarti akan menjadi tiga bulan dengan Agustus.

Sejauh ini, pemain masih mengandalkan bonus kemenangan untuk melengkapi kebutuhan pribadinya. Dari data yang digali di lapangan, untuk bonus kemenangan dua laga tandang atas Persiram Raja Ampat dan Persiba Bantul, serta kemenangan laga kandang atas Persela Lamongan, Greg Nwokolo dan kawan-kawan mendapatkan total bonus sebesar Rp264 juta.

"Harapan saya pribadi, semoga bisa dibayar secepatnya, agar tidak berdampak berkepanjangan bagi capaian prestasi tim," papar mantan arsitek Arema Cronus ini.

Biasanya, gaji para pemain Persebaya dibayarkan oleh manajemen setiap awal bulan. Kerja pemain di bulan sebelumnya, akan dibayar di awal bulan baru. Sementara menurut RD, keterlambatan manajemen Bajul Ijo dalam mencairkan gaji pemain, bukanlah kejadian baru di pentas sepakbola nasional. Hal ini dinilainya sudah lumrah terjadi.

"Kebetulan saya sudah tiga kali mengalaminya. Yakni, ketika di Persija (Jakarta), Sriwijaya, dan sekarang di sini (Persebaya)," ucapnya.

Meski tengah diterpa masalah internal, namun skuat Bajul Ijo masih bisa menunjukkan profesionalitas tinggi. Itu terbukti dengan tiga kemenangan yang sudah didapatkan di laga terakhir, yang membuat Persebaya kini memuncaki klasemen wilayah timur Indonesia Super League (ISL) 2014, dengan 36 poin dari 17 pertandingan. Unggul satu angka atas Persipura Jayapura di posisi runner up, yang juga sudah memainkan 17 laga. (gk-43)

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.