Untuk Paul Pogba, Barcelona Berharap Ia Bertahan Di Juventus

Pogba merupakan salah satu prospek panas di sepakbola, namun Blaugrana berharap ia tidak cepat pergi dari klubnya kini.

Di Italia, dia diberi nama ‘Manusia €100 juta’, selagi di Spanyol ia merupakan prospek panas di pasar transfer. Namun pada Sabtu malam nanti, ia akan menjadi salah satu dari 22 pesepakbola yang berpotensi mengalami momen terbesar dalam kariernya.

Paul Pogba tampaknya memang ditakdirkan untuk menjadi hebat sejak ia mencatatkan jejaknya di tim utama Juventus setelah tiba dari Manchester United. Kurang dari tiga tahun setelahnya, ia akan bermain di final Liga Champions pekan ini dan siap menjadi bintang panas Eropa di musim panas ini.

Namun sebelum ia menghadapi Barcelona di Berlin, tim Catalunya mungkin punya rencana yang lebih besar untuknya di masa depan meski dalam beberapa waktu terakhir ia kerap dikaitkan dengan Real Madrid, sang juara Spanyol yang kini paling berpeluang untuk mengangkut pria Prancis tersebut dari Juventus.

Setelah La Stampa mengklaim bahwa Madrid telah melancarkan tawarannya, Los Blancos langsung cepat-cepat memberikan bantahan. Sebuah pernyataan dari pihak klub berbunyi: “Real Madrid tidak melakukan kontak dengan Juventus ataupun agen sang pemain dan, dengan demikian, laporan yang dipublikasikan di surat kabar tersebut jelas palsu.”

Terlepas itu, kehadiran berulang direktur olahraga Barca Ariedo Braida di Juventus di paruh pertama 2015 – yang terbaru di hotel tim mereka di Milan jelang kemenangan atas Inter pada Mei lalu – telah meningkatkan kemungkinan pemuda 22 tahun itu pindah ke Catalunya. Braida diyakini telah bertemu dengan pimpinan Juventus Beppe Marotta berulang kali, namun pembicaraan lebih mendalam tampaknya akan dihelat usai dilakukannya pemilihan presiden Barcelona pada 26 Juli mendatang.

Namun satu hal yang menjadi penghalang, yakni larangan transfer yang tengah menimpa Barcelona. Juara Eropa empat kali itu tidak bisa mendatangkan pemain baru selama musim musim panas menyusul suspensi dua jendela transfer terkait pelanggaran mereka dalam mendatangkan pemain asing di bawah usia.

Hukuman tersebut membuat kepindahan Pogba menjadi tidak mungkin, paling tidak sampai Januari 2016, namun musim panas selanjutnya sepertinya lebih memungkinkan. Informan Goal di Spanyol menyatakan bahwa Barcelona akan berbelanja di tahun depan, namun hal itu tergantung pada Pogba yang harus bertahan di Turin untuk setahun lainnya.

Dengan kepergian Xavi yang hijrah ke Qatar dan Andres Iniesta yang kini berusia 31 tahun, Barcelona diketahui ingin memperkuat lini tengah mereka. Sementara itu, Ilkay Gundogan diyakini akan menjadi target jika Blaugrana mampu menganulir suspensi yang mereka terima, tapi proyek jangka panjangnya adalah mengupayakan kedatangan Pogba.

Agen sang pemain, Mino Raiola, dikenal dengan kemampuannya dalam meningkatkan ketertarikan pemainnya untuk pindah. Sosok seperti Zlatan Ibrahimovic dan Mario Balotelli menjadi terkenal di pasar transfer, dengan agen kelahiran Italia itu yang memegang peranan penting dalam kepindahan kedua pemain tersebut.

Jika Pogba ingin meninggalkan Juventus di musim panas ini, Raiola pasti akan mencarikan klub yang berminat. Pemain Prancis itu disebut sangat bahagia dengan situasinya sekarang, namun itu tidak menutup peluang Barca di tahun mendatang.

Meski demikian, Juventus tidak tertarik untuk melepasnya dengan murah. Bianconeri bersikeras mereka tidak akan melepas sang pemain jika belum mendapatkan tawaran fenomenal, yang mengarahkan spekulasi bahwa dibutuhkan dana mencapai €100 juta untuk mendapatkan sang gelandang. Dengan demikian, jelas hanya ada sedikit klub di dunia ini yang bisa menantang Barcelona jika menilik pada kekuatan finansial.

Berbicara dalam sesi konferensi pers kepada wartawan pada Senin jelang final pekan ini, Pogba merespon kepindahannya ke Barcelona, dengan mengatakan bahwa itu akan menjadi momen besar baginya untuk bermain satu tim bersama Lionel Messi.

“Bermain dengan Messi akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan,” akunya. “Dia adalah pemain terbaik di dunia. Saya senang menyaksikan Barcelona, namun saya juga suka melihat mereka kalah.”

Kemungkinan Pogba dan Messi menjejakkan kakinya di lapangan secara bersamaan tampaknya baru akan terjadi di masa depan, yang juga dipengaruhi dengan kemampuan Juventus dalam menjaga kebahagiaan sang pemain selama musim panas.

Jika Pogba tetap bertahan dengan Bianconeri sampai batas waktu transfer pada awal September, itu mungkin akan menjadi kemenangan bagi Barcelona sebagaimana juga untuk Juventus.

Ikuti Kris Voakes di