WAWANCARA EKSKLUSIF-Atep: Berharap Pembuktian Samsul Arif

Atep juga menuturkan ingin menjaga tren positif ketika berlaga di SUGBK.

Partai final Piala Bhayangkara bakal mempertemukan Arema Cronus kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4). Laga ini akan menyedot perhatian para pencinta sepakbola nasional.

Tak bisa dimungkiri, dua tim yang tampil di laga final memiliki para pemain yang berkualitas baik. Kapten tim Persib, Atep, juga menyadari laga nanti bakal berjalan tidak mudah. Meski, pemain bernomor punggung tujuh ini optimistis timnya bisa mengulang kesuksesan di Piala Presiden 2015.

Jelang laga tersebut, Atep berbicara mengenai persiapan tim, pemain yang paling diwaspadainya, hingga mantan pemain Arema yang kini memperkuat Persib.

Berikut petikan wawancara dengan pemain berusia 30 tahun itu:

Bagaimana persiapan tim jelang laga final Piala Bhayangkara di SUGBK?

Persiapan nggak ada perbedaan, ini hanya venue-nya di SUGBK. Paling siapkan mentalnya. Kami sudah tahu harus ngapain, dan kemarin jadi pelajaran, kami berharap tidak ada masalah. Mudah-mudahan kami bisa menikmati pertandingan, situasi dari luar seperti itu tidak berpengaruh kepada kami.

Selama ini saya pun tidak pernah melakukan persiapan secara khusus. Paling seperti biasa, saya dan pemain-pemain yang beragama muslim melakukan salat berjamaah dulu. Kami berdoa supaya diberikan yang terbaik, dan pertandingan bisa berjalan lancar.

Persib disebut bakal tampil dengan kondisi tak 100 persen?

Dari laga sebelumnya juga kami sudah tidak dalam 100 persen. Ada pemain cedera karena hanya satu hari recovery, tapi kami bisa tampil maksimal. Apapun itu, kami tidak ingin itu dijadikan alasan. Karena ini pertandingan puncak, pertandingan terakhir.

Kami harap teman-teman bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya dan bisa bekerja keras. Kalaupun ada yang sakit-sakit, saya yakin itu sudah tidak akan mereka rasakan karena momen ini sangat penting untuk kami menangkan.

Apa motivasi di balik itu?

Saya dan teman-teman ingin menjaga tren yang baik berlaga di SUGBK. Meskipun lawan kali ini berbeda, tapi kami ingin tetap jadi juara.

Pendapat Atep soal Samsul yang bakal menghadapi mantan klubnya di final nanti? 

Dalam sepakbola kan itu akan terjadi. Kami harus bersikap profesional. Tentu harapan saya Samsul dapat membuktikan diri, karena dia kan dibuang Arema sebagai pemain yang baik. 

Siapapun yang ada di lini depan nanti, saya yakin punya kualitas termasuk Samsul. Kami tahu kualitasnya, seperti yang saya sudah sebut tadi, saya harap siapapun yang main dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya, dan keinginan kami semua jadi juara. Rasa sakit atau mental yang turun, saya harap ini dilupakan.

Siapa pemain Arema yang mesti diwaspadai?

Ya, di Arema mereka mempunyai pemain-pemain yang berkualitas baik. Tapi yang mesti kami waspadai adalah Cristian Gonzales dan Esteban Vizcarra. Namun saya yakin kami dapat meredam kedua pemain itu saat pertandingan nanti.

Pandangan Anda terkait rekomendasi ISC (Indonesia Soccer Championship) yang belum diberikan BOPI?

Semoga persoalan dengan BOPI dapat segera berakhir, karena klub-klub dan para pemain tentu berharap besar ISC dapat bergulir sesuai rencana. Apalagi klub telah mengeluarkan uang yang lumayan besar untuk memberikan kontrak kepada para pemain. Bila ISC tidak jadi bergulir, pasti klub mengalami kerugian.

Apa pendapat Anda tentang status ketua umum PSSI saat ini? 

Saya tidak mau berkomentar tentang hal itu. Saya hanya berharap kompetisi di Indonesia dapat segera berjalan, apapun namanya itu.(gk-68)