WAWANCARA-Muhammad Roby: Di Sepakbola Semua Bisa Berubah Cepat

Roby juga berhasrat ingin membawa PBFC juara Piala Presiden.

Bek senior, Muhammad Roby, akhirnya kembali memperkuat klub asal Samarinda, Pusamania Borneo FC (PBFC). Sebelumnya, setelah memperkuat Persisam Putra Samarinda (sekarang Bali United Pusam), Roby sempat memilih untuk membela Barito Putera pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Namun, lantaran kompetisi dihentikan dengan alasan force majeure, semua impiannya untuk membawa Barito Putera berprestasi pun sirna. Tim Laskar Antasari sendiri memilih untuk tidak mengikuti turnamen Piala Presiden yang dipromotori Mahaka Sports and Entertainment itu.

Sebagai bek sarat pengalaman, Roby akan diduetkan dengan mantan koleganya di tim nasional Indonesia, Hamka Hamzah. Ini akan membuat tim Pesut Etam semakin kokoh di lini belakang. 

Bergabung dengan tim bertabur bintang, pemain kelahiran Jakarta, 12 September 1985 ini pun tak ingin jemawa. Dia bertekad bisa menampilkan yang terbaik agar bisa membawa PBFC juara di Piala Presiden.

Untuk mengetahui lebih jauh kesiapan Roby, Goal Indonesia berkesempatan mewawancarai secara khusus mantan penggawa Persija Jakarta itu, di sela-sela persiapannya untuk Piala Presiden. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana perasaan Anda kembali bergabung dan membela tim asal kota Samarinda lagi?

Perasaan ya senang pastinya bisa kembali memperkuat tim asal Samarinda lagi. Karena bagi saya, di Samarinda rasanya sudah seperti kampung halaman saya sendiri juga.

Kemarin sempat dibekap cedera, apakah sudah siap membela PBFC di Piala Presiden?

Alhamdulillah sudah mulai membaik dan siap untuk di Piala Presiden. Mudah-mudahan saja tidak kembali kambuh, dan bisa memberikan yang terbaik buat PBFC dan warga samarinda khususnya.

Menurut Anda kondisi tim sekarang seperti apa? Ada persiapan khusus untuk Piala Presiden ini?

Sejauh ini ya saya merasa cukup baik. Kalau dari segi persiapan khusus sih jujur tidak ada. Tapi ya mudah-mudahan saya bisa maksimal usai libur dari kegiatan sepakbola beberapa bulan terakhir.

Bagaimana pandangan Anda soal persaingan di grup D?

Persaingan di grup ini ya berat juga ya, karena kami sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan serius seperti Piala Presiden ini. Apalagi saya yang baru pulih dari cedera. Tapi biar bagaimanapun, kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan terus berjuang.

Dari peserta turnamen ini, klub apa yang paling Anda waspadai? Pemainnya siapa saja?

Kalau soal itu saya yakin semua klub dan pemain harus kami waspadai semua. Karena dengan itu, kami jadi bisa terus fokus dan tidak ada perasaan memandang remeh lawan. Apalagi di sepakbola semua bisa berubah dengan cepat. Jadi semua klub dan semua pemain yang dimainkan harus kami waspadai. 

Target pribadi di Piala Presiden?

Secara pribadi saya sangat ingin memberikan permainan yang terbaik dan bisa membawa PBFC jadi juara. Lalu bisa bawa pulang piala juara itu ke Samarinda untuk Pusamania.(gk-59)

Topics