Xavi Hernandez: Kekerasan Fan Tak Bisa Dihentikan

Topics

Seorang pria kehilangan nyawa setelah diduga terlibat dalam kerusuhan suporter sebelum Atletico bertemu Deportivo di Vicente Calderon.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Gelandang Barcelona Xavi Hernandez mengaku mustahil bagi otoritas sepakbola menghapus kekerasan yang menyebabkan meninggalnya seorang fan di Madrid, Minggu (30/11).

Bentrokan massal yang diduga melibatkan empat kelompok ultas pecah di dekat Vicente Calderon kira-kira tiga jam sebelum duel antara Atletico Madrid dan Deportivo La Coruna. Dalam kerusuhan tersebut, pria usia 43 dikabarkan mengalami cedera kepala serius, dilempar ke sungai Manzanares dan kemudian terkena serangan jantung.

Meski mendapat perawatan layanan darurat dan staf di rumah sakit San Carlos, suporter Depor tersebut diberitakan meninggal dunia. Tak heran, sepakbola Spanyol terguncang oleh tragedi tersebut dan Xavi tidak yakin sepakbola bisa memecahkan masalah ini.

“Saya tidak tahu apakah ada cara untuk menghentikannya,” ujar sang gelandang dalam laman resmi Barca.

“Hal seperti ini seharusnya tidak dibiarkan terjadi.

“Saya hanya ingin mengekspresikan duka cita untuk keluarga dan Deportivo.”

Pada pertandingan di Mestalla, di mana Barca menang 1-0 berkat gol telat Sergio Busquets, terjadi insiden pelemparan botol kepada Lionel Messi meski tidak berujung kerusuhan lebih besar.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics