Yang Perlu Anda Ketahui Soal Piala Super Italia 2015

Gong Serie A Italia 2015/16 akan didengungkan oleh Juventus dan Lazio dalam ajang Piala Super Italia 2015 di Tiongkok, Sabtu (8/8) malam WIB.

Serie A Italia musim 2015/16 segera bergulir kembali pekan depan. Namun sebelum itu gong pembuka didengungkan terlebih dahulu di Tiongkok, tatkala Juventus dihadapkan dengan Lazio, Sabtu (8/8) malam WIB.Kedua tim bakal saling bentrok dalam duel bertajuk Piala Super Italia 2015. Sejatinya ajang ini mempertemukan antara peraih scudetto Serie A musim sebelumnya dan kampiun Coppa Italia. Namun karena Juve adalah juara di kedua kompetisi tersebut, maka kebijakan federasi sepakbola Italia, FIGC, adalah dengan menunjuk runner-up Coppa Italia sebagai lawan tanding. Karenanya Lazio punya peluang memboyong Piala Super Italia.Menarik menanti grande partita satu ini, karena pertaruhannya adalah trofi. Kebetulan gengsi bentrok I Bianconeri dan I Biancoceleste meningkat kembali, seiring prestasi apik kedua klub dalam beberapa musim terakhir.Namun sebelum menyaksikannya, Goal Indonesia menyajikan sederet hal yang perlu Anda ketahui soal Piala Super Italia 2015. Simak! 

KAPAN WAKTU PERTANDINGANNYA?

Pertandingan akan dilangsungkan pada Sabtu, 8 Agustus 2015, di Tiongkok. Kick-off sendiri akan dilakukan tepat pukul 20.00 waktu Tiongkok atau pukul 19.00 WIB.Selain jadi jadwal reguler pertandingan sepakbola Tiongkok, waktu ini juga ditetapkan untuk mengikuti pasar penonton Asia. Di Eropa atau Italia khususnya, pertandingan malam hari biasanya dilangsungkan pada pukul 21.00 waktu setempat. 

DI MANA PERTANDINGAN DILANGSUNGKAN?

Terobosan terus dilakukan oleh FIGC untuk menjangkau pasar penggemar di seluruh dunia, khusunya kini di Asia. Setelah pada pagelaran lalu Piala Super Italia dihelat di Qatar, kini Tiongkok kembali jadi pilihan.Ya, sebelumnya Tiongkok sudah menggelar tiga edisi Piala Super Italia, yakni di tahun 2009, 2011 dan 2012. Namun pada edisi 2015 ini terdapat sedikit perbedaan karena laga akan dipentaskan di Shanghai Stadium. Terdahulu Beijing Stadium selalu jadi pilihan.Selain itu ditunjukknya Tiongkok jadi kali ketujuh Piala Super Italia digelar di luar Italia. Pertama kali ajang ini digelar di luar Negeri Pizza, terjadi pada tahun 1993 di Amerika Serikat. Setelah itu Libya dan Qatar jadi negara lainnya yang pernah dipilih, di luar AS dan Tiongkok. 

DI MANA SAYA BISA MENYAKSIKAN PERTANDINGAN?

Untuk tayangan televisi secara langsung, belum ada konfirmasi resmi dari stasiun televisi tak berbayar termasuk Kompas TV yang musim lalu menayangkan Serie A Italia.

Bagi Anda yang berlangganan televisi berbayar, iNews TV akan menayangkan secara langsung pertandingannya. iNews Tv bisa ditemukan di Indovision (Ch. 83), Top TV (Ch. 83), Okevision (Ch. 101), iNews TV Jabodetabek (Ch. 30 UHF).

Untuk live commentary, tentu saja Anda bisa memantau setiap menit peristiwanya di laman sepakbola kesayangan Anda ini, Goal Indonesia.

HASIL LIMA PIALA SUPER ITALIA TERAKHIR

2014: Juventus 2-2 Napoli (Adu penalti 5-6), Jassim Bin Hamad Stadium, Qatar. 2013: Juventus 4-0 Lazio, Olimpico Roma, Italia. 2012: Juventus 4-2 Napoli (Babak perpanjangan waktu), Beijing Stadium, Tiongkok. 2011: AC Milan 2-1 FC Internazionale, Beijing Stadium, Tiongkok. 2010: FC Internazionale 3-1 AS Roma, Giuseppe Meazza, Italia.

STATISTIK SINGKAT PIALA SUPER ITALIA

Meski kompetisi Serie A dan Coppa Italia sudah dimulai lebih dari seabad lalu, Piala Super Italia baru diadakan pada 1988, yang mempertemukan AC Milan kontra Sampdoria.Sejak saat itu sudah digelar 26 laga yang mempertemukan peraih scudetto dan kampiun Coppa Italia ini. Dari jumlah tersebut 20 partai sukses dimenangi oleh peraih scudetto, sementara kampiun Italia kebagian sisanya, yakni hanya enam laga.Berdasar jumlah tersebut pula 19 laga berakhir dalam 90 menit permainan, tiga laga melalui babak perpanjangan, dan empat laga sisanya harus ditentukan melalui babak adu penalti.Sepanjang periode tersebut Juventus dan Milan keluar sebagai raja turnamen dengan koleksi enam trofi. Setelahnya ada FC Internazionale (lima trofi), Lazio (tiga trofi), AS Roma dan Napoli (dua trofi), serta Sampdoria, Parma, dan Fiorentina (satu trofi).Alessandro Del Piero (Juventus), Andriy Shevchenko (AC Milan), Samuel Eto'o (Inter) dan Carlos Tevez (Juventus), merupakan top skor di turnamen ini dengan torehan tiga gol. 

DATA & FAKTA

  • Juventus keluar sebagai raja turnamen dengan koleksi enam trofi, bersanding dengan AC Milan.
  • Dengan meraih scudetto dalam empat musim terakhir, Juve jadi selalu mentas di Piala Super Italia dalam empat edisi terakhir. Jumlah beruntun itu hanya kalah dari FC Internazionale yang menorehkan tujuh penampilan beruntun (2005 hingga 2011).
  • Juve menyertakan dua pemainnya sebagai top skor sepanjang masa Piala Super Italia, yakni Alessandro Del Piero dan Carlos Tevez, lewat torehan tiga gol.
  • Juve jadi tim yang paling sering melakoni laga Piala Super Italia di luar Italia, yakni sebanyak lima kali. Rinciannya adalah Tiongkok (dua kali), Libya, Amerika Serikat, dan Qatar.
  • Lazio menempati urutan keempat peraih trofi terbanyak Piala Super Italia, sebanyak tiga kali. Mereka merengkuhnya pada pagelaran 1998, 2000 dan 2009.
  • Lazio jadi tim kelima yang mentas di Piala Super Italia, dengan hanya berstatus runner-up Coppa Italia. Sepanjang sejarahnya, tim dengan status tersebut tak pernah juara.
  • Duel hadapi Juventus esok jadi kali kelima Lazio mentas di Piala Super Italia. Laga itu juga kali kedua I Biancocelesti mementaskannya di luar Italia.
  • Lima kali mentas di Piala Super Italia, tapi hanya sekali Lazio tampil dengan status peraih scudetto, yakni pada 2000.
  • Lazio tengah dalam masa paceklik kemenangan atas Juve sebanyak tujuh laga beruntun. Enam di antaranya mereka kalah dengan hanya mampu menceploskan tiga gol dan kebobolan 18 gol.
  • Bersama Fiorentina, Lazio jadi tim yang paling sering dihadapi manajer Juve, Massimiliano Allegri, yakni sebanyak 15 kali. Dari jumlah tersebut Allegri memenangi tujuh laga, imbang empat kali dan kalah empat kali.
  • Sementara Allegri juga jadi pelatih yang paling sering dihadapi pelatih Lazio, Stefano Pioli, yakni sebanyak sepuluh kali. Pioli tak pernah menang dengan kalah tujuh kali dan beroleh hasil imbang tiga kali.
  • Juve tak pernah gagal mencetak gol ke jala Lazio dalam sembilan pertemuan terakhir. Sepanjang periode tersebut, La Vecchia Signora menyarangkan 20 gol.
Topics