Yannick Salem-Louniangou Jadi Bahan Eksperimen Rahmad Darmawan

RD ingin menjadikan Yannick sebagai striker atau gelandang di laga uji coba berikutya.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA Kendati dianggap cukup memuaskan ketika dimainkan dalam laga uji coba, pelatih Persebaya Surabaya Rahmad Darmawan masih ingin melihatkan kelebihan lain yang dimiliki pemain seleksi mereka, Yannick Salem-Louniangou.Ketika menggilas Persebaya U-21 dengan skor 7-0 kemarin, Yannick mencetak dua gol, dan satu assist. Di laga ini, RD, sapaan Rahmad, menjadikan Yannick sebagai second striker. Di pertandingan uji coba berikutnya, RD ingin mengubah posisi pemain asal Kongo tersebut.Selain dua gol dari Yannick, lima gol lainnya yang bersarang ke gawang Persebaya U-21, masing-masing diciptakan Emanuel 'Pacho' Kenmogne (dua gol), Julio Caesar Larrea Flores, Abdulrahman Lestaluhu, dan satu gol bunuh diri pemain belakang Persebaya U-21.“Yannick sudah menunjukkan progres baik, ini nilai plus dalam penilaiannya. Terlebih dia juga mampu cetak dua gol, dan satu assist. Tapi tunggu dulu, saya tidak mau cepat dalam mengambil kesimpulan. Saya masih ingin lihat dia main lagi,” ungkap RD.“Saya ingin tahu lebih dalam lagi mengenai kemampuannya. Kemarin dia bermain sebagai second striker, ada kemungkinan dia akan saya coba sebagai gelandang atau striker murni di uji coba berikutnya. Kebetulan masih ada satu agenda uji coba lagi, sebelum kami turun di putaran kedua.”“Mungkin dia masih kelelahan. Namun itu wajar, karena dia sudah dua hingga tiga bulan tak main dengan klub lamanya. Oleh sebab itu, saya masih penasaran dan ingin melihat kemampuan Yannick sebenarnya.”Dalam pertandingan uji coba tersebut, terlihat kurang berimbang. Karena di satu sisi, skuad Bajul Ijo senior tampil mendominasi. Sedangkan pemain Persebaya U-21, terlihat seperti kurang berpengalaman, dan tidak berani melakukan tekanan berarti.Sebelumnya, RD sudah pernah menyatakan, akan benar-benar selektif sebelum menentukan pemain seleksi layak dikontrak atau tidak di putaran kedua. Perekrutan legiun asing di putaran pertama banyak memberikan pelajaran berharga bagi dirinya, untuk benar-benar mengontrak pemain yang cocok dan bisa mengatrol performa Bajul Ijo. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.