Yaya Toure: Fans Rasis Perlu Dijatuhi Sanksi Radikal

Gelandang asal Pantai Gading ini berharap para pelaku rasisme haruslah mendapat ancaman hukuman seberat-beratnya.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Yaya Toure menilai, fans yang berlaku rasis layak mendapat sanksi radikal alias dihukum seberat mungkin. Hal ini dituturkan gelandang Manchester City itu di sela-sela peluncuran Sistem Pengawasan Anti-Diskriminasi FIFA di Wembley, London, Selasa (12/5).

Seperti diketahui, FIFA sedang berencana melakukan revolusi terkait kampanye anti-rasisme menjelang Piala Dunia 2018. Toure pun mendukung penuh wacana tersebut sekaligus meminta badan tertinggi sepakbola dunia itu untuk proaktif melawan diskriminasi.

“Rasisme adalah masalah besar. Secara umum, ini merupakan masalah sosial. Kami harus memperingatkan mereka [fans rasis] untuk berubah. Jika tidak, maka harus ada sanksi radikal,” ungkap Toure.

“UEFA telah melakukan kampanye ini selama 20 tahun terakhir. Namun saya rasa, FIFA juga harus terlibat bekerjasama dengan para penggiat kampanye, pemain, dan media untuk menuntaskan masalah ini.”

“Sebagai orang Afrika, sulit rasanya menerima perlakukan seperti ini. Saya pernah bermain di Rusia dan saya juga sudah berdiskusi dengan teman-teman di sana. Kami semua bersepakat bahwa sesuatu harus diubah. Jika masih berlanjut, sanksi paling berat harus diberikan,” tandasnya

Beberapa tahun lalu, pemain internasional Pantai Gading ini memang pernah menjadi korban rasisme. Ketika membela melawan CSKA Moskwa di Rusia dalam fase grup Liga Champions 2013/14, Toure mendapat ejekan monyet dari fans tuan rumah.

addCustomPlayer('t15atpus7ys1f9p2w3om019e', '', '', 620, 540, 'perft15atpus7ys1f9p2w3om019e', 'eplayer4', {age:1426475269510});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.