10 Juara Bertahan Terburuk Liga Inggris Sepanjang Masa

Etienne Capoue

Michael Gowler mengulas tim-tim lain yang tampil mengecewakan dalam usaha mereka mempertahankan trofi... 

10. Manchester City (1937/38)

Setelah meraih gelar Liga Inggris pertama mereka pada musim 1936/37, yang diraih dengan catatan tak terkalahkan di 22 pertandingan dan mencetak lebih dari 100 gol, hanya sedikit yang memprediksi betapa buruknya performa City dalam mempertahankan trofi mereka. Dua belas bulan berselang, klub Manchester ini menjadi yang pertama – dan kemudian satu-satunya – tim yang terdegradasi setelah mengangkat trofi di musim sebelumnya, setelah finis di posisi 21 dan berselisih 16 poin di belakang Arsenal.

Luar biasanya, sang juara terdegradasi meskipun menjadi tim terproduktif di Liga, setelah mengantongi 80 gol namun kebobolan 77 gol. Lini pertahanan dengan rekor terburuk kedua menjadi alasan utama dari kejatuhan mereka.

Ernie Toseland

Ernie Toseland meninggalkan City pada 1938, tetapi perang mempersingkat kariernya di Sheffield Wednesday

Setelah masa rehat perang diberlakukan, liga kembali digelar dan City sekali lagi bersaing di divisi teratas sepakbola Inggris setelah berhasil promosi di akhir musim 1946/47. Mungkin hanya sedikit yang berpikir bahwa 60 tahun kemudian terdegradasi adalah hal yang tidak menjadi kekhawatiran utama mereka.

9. Liverpool (1947/48)

Setelah meraih gelar dengan suusah payah dengan keunggulan satu poin atas Manchester United dan Wolves, The Reds meraih gelar Liga Inggris pertama setelah Perang Dunia Kedua. Namun, musim 1947/48 tidak berjalan sebaik yang diharapkan. Duet striker Albert stubbins dan Jack Balmer masing-masing mencetak 24 gol saat mengantar Liverpool juara, namun nama yang disebutkan terakhir kesulitan mencetak gol di musim berikutnya.

Jabatan kapten menjadi beban bagi Balmer, yang hanya mengoleksi 15 gol di semua kompetisi, jauh dibandingkan Stubbin yang berhasil mencetak 26 gol. Pasukan George Kay mencetak 19 gol lebih sedikit dalam kegagalan mereka mempertahankan gelar, dan kebobolan sembilan gol lebih banyak dengan hanya finis di posisi 11, selisih 17 poin di belakang Arsenal.

Kiper Arsenal, George Swindin, menangkap bola ketika rekan setimnya, Laurie Scott, menahan pemain Liverpool, Cyril Done

Pages