10 Pemain dari Klub-Klub Degradasi yang Pantas Bermain di Premier League

Klub mereka mungkin tampil begitu buruk di musim 2016/17 dan akhirnya terdegradasi, namun pemain-pemain ini masih layak untuk kembali memperkuat tim-tim Premier League musim panas ini

Jordan Pickford (Sunderland)

Setelah berulang kali lolos dari jeratan degradasi ke Divisi Championship, The Black Cats akhirnya kehabisan keberuntungan musim ini. Namun, jika melihat performa Pickford pada musim debutnya di Premier League, pemain berusia 23 tahun ini – yang saat ini sudah dikaitkan dengan Everton, West Ham, Manchester City, dan Arsenal – sepertinya tak akan ikut terdegradasi bersama timnya. 

Pemain asli Sunderland itu itu mendapatkan posisi kiper utama pada Agustus lalu dan tak mengecewakan. Selain menjadi penjaga gawang andal, Pickford menarik perhatian dengan jangkauan umpan-umpannya yang membantu transisi bertahan ke menyerang menjadi sangat cepat. 

Pemain timnas Inggris U-21 ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk beberapa klub Premier League, bahkan meski banderol £25-30 juta bisa dibilang sangat mahal

Jordan Pickford

Statistik penyelamatan Pickford membuat kehebohan atas aksinya musim ini terlihat wajar

Benjamin Moukandjo (Lorient)

Meski beberapa pemain bintang Kamerun memilih untuk absen dari ajang Piala Afrika 2017, tidak demikian dengan Moukandjo. Kapten The Indomitable Lions ini malah mengangkat trofi juara menyusul kemenangan 2-1 mereka atas Mesir di final, dalam pertandingan di mana ia juga menjadi Man of the Match

Namun, di level klub kondisinya tiak berjalan bagus. Setelah finis di posisi 18, Lorient terdegradasi akibat kekalahan 2-1 dari Troyes di babak play-off. Namun, Moukandjo yang saat ini berusia 28 tahun masih mampu membukukan 13 gol dalam 25 laga.

Mehdi Carcela-Gonzalez (Granada)

Bahkan Tony Adams pun tak bisa menyelamatkan Granada, yang akan berlaga di divisi kedua sepakbola Spanyol musim depan.

Carcela-Gonzalez baru bergabung dengan klub Spanyol ini musim panas lalu dan terikat kontrak di Estadio de Los Carmenes sampai 2020, namun dia sepertinya akan mencari klub baru saat bursa transfer dibuka kembali. Pemain asal Maroko itu akan berusia 28 di bulan Juli mendatang dan setelah menikmati musim yang lumayan bagus di La Liga, ia mungkin akan sangat ingin untuk kembali bermain di salah satu liga top Eropa. Leicester dan Sunderland sempat dikaitkan dengan penggiring bola jempolan ini pada musim panas tahun lalu.

Mehdi Carcela-gonzalez

Carcela-Gonzalez telah memiliki pengalaman bermain di Liga Champions saat masih bermain dengan Standard Liege dan Benfica

Ilija Nestorovski (Palermo)

Kebijakan Palermo untuk mengangkat dan memecat 45 manajer (yah, kurang lebih) setiap musim sudah diperkirakan akan membuat mereka merugi, dan hal itu akhirnya terbukti pada 2016/17.

Jika bukan karena Nestorovski, klub asal Sisilia ini mungkin sudah dipastikan terdegradasi jauh sebelum awal Mei lalu. Penyerang Makedonia ini mencetak 11 gol dan memberikan tiga assist – termasuk menciptakan aksi menawan yang menciptakan peluang untuk gol Robin Quaison ke gawang Sassuolo – pada musim pertamanya di Serie A.

Everton dan Fiorentina adalah salah dua klub yang dilaporkan tertarik pada pemain depan bertinggi 1,83 meter tersebut, yang hanya berharga €425.000 pada musim panas lalu.