10 Pemain Liga Inggris Yang Cocok Untuk Bermain di Divisi Championship

Dengan tenggat akhir dari bursa peminjaman pemain divisi Championship yang akan berakhir, Mark Blackburn memilih beberapa pemain dari Liga Inggris yang bisa menjadi pemain penting bagi klub yang meminjamnya...

Serge Gnabry (Arsenal)

Lahir dari ayah yang berasal dari Pantai Gading dan ibu asal Jerman, Gnarby telah mewakili Jerman di berbagai level. Penampilannya yang semakin hari semakin baik, membuatnya mampu tampil sebanyak 19 kali untuk Arsenal. Akan tetapi karena cedera yang menghampirinya musim lalu saat bermain di Liga Champions, membuatnya hanya sekali tampi bagi Arsenal musim ini, itupun di level U-21.

Kepulihannya dari cedera bisa membuatnya mendapatkan waktu bermain lebih banyak, tetapi, dirinya dipercaya tidak akan bisa menyaingi deretan penyerang Arsenal saat ini, Olivier Giroud, Danny Welbeck, Alexis Sanchez dan Theo Walcott akan membuat harapannya bermain di tim utama mengecil bahkan tidak ada sama sekali. Dan daripada dirinya hanya memanaskan bangku cadangan, disarankan banyak pihak untuk dirinya mengambil kesempatan bermain di divisi lebih rendah untuk mendapatkan jam terbang agar membuatnya berkembang lebih baik dari sebelumnya.

Kwesi Appiah (Crystal Palace)

Pemain asal Ghana, Appiah tidak banyak bermain bagi Palace sejak didatangkang pada 2012 lalu dari Margate. Dirinya telah beberapa kali dipinjamkan ke beberapa klub untuk menimba ilmu, penampilannya saat membela Cambridge adalah yang terbaik. Kwesi Appiah sudah dua kali dipinjamkan oleh klubnya disana. Karena penampilannya yang bagus di Cambridge membuatnya bermain di Piala Afrika untuk membela negaranya tahun ini. Dia bermain di empat pertandingan di bawah arahan Avram Grant dan berhasil mencapai babak final sebelum akhirnya kalah lewat adu penalti dari Pantai Gading. Penampilan terbaiknya terjadi saat bermain melawan Guinea dan sukses membuat peluang dari gol pertama mereka yang di cetak oleh Christian Atsu sebelum dirinya mencetak dua gol tambahan bagi negaranya. Tidak mengejutkan kalau Appiah menjadi pemain terbaik pada pertandingan tersebut. 

Steve Sidwell (Stoke)

Setelah meninggalkan Fulham dengan status bebas transfer, Sidwell memilih Stoke City sebagai timnya musim ini, gelandang berpengalaman tersebut hanya bermain sebanyak sembilan kali bagi The Potters musim ini. Cedera lutut yang menimpanya benar-benar menghambat karirnya di klub asuhan Mark Hughes tersebut, dirinya sendiri hanya menjadi pemain cadangan di empat pertandingan beruntun. Hal itu membuat dirinya harus segera menyelamatkan diri dengan (mungkin) pindah ke tim yang divisinya lebih rendah dari Stoke City. Tetapi, mantan pemain Chelsea ini telah mengatakan komitmennya untuk terus berjuang mendapatkan posisi utama di timnya.

Jose Angel Pozo (Man City)

Pozo, mantan pemain muda Real Madrid, pindah ke Manchester City pada 2012 bersama dengan saudara kandungnya, Iker, dengan harga yang diperkirakan sebesar £2.4 juta. Musim pertamanya berjalan dengan mulus, tetapi cedera engkel membuat musim keduanya sedikit berantakan. Dirinya berkembang di bawah arahan Patrick Vieira di "City’s Elite Development Squad" dan membuat dirinya dipromosikan ke tim utama pada awal musim ini karena cederanya Sergio Aguero dan Stevan Jovetic.

Debutnya datang kala City menang 7-0 di Piala Liga melawan Sheffield Wednesday. Enam gol berhasil dilesakkan olehnya pada pertandingan ini dan sukses membuat dirinya melakoni pertandingan pertamanya di liga melawan Sunderland. Semua menjadi lengkap saat Pozo menjadi pilihan utama saat melawan Leicester karena cederanya Edin Dzeko saat melakukan pemanasan.

Dengan umur yang masih 19 tahun, kemampuan Pozo mencetak gol, kecepatan dan tekniknya sangat berguna sekali bagi Citu dan Spanyol di level tim muda mereka, jadi bukan tidak mungkin tim asuhan Manuel Pellegrini ini memiliki harapan yang tinggi kepadanya.