10 Pembelian Terburuk yang Pernah Dilakukan Chelsea

Dari perekrutan nama besar yang tidak berhasil mengulang cerita manis di klub sebelumnya sampai transfer senilai 50 juta pound yang menggegerkan di bulan Januari 2011, Chelsea telah melakukan beberapa bisnis yang jauh dari harapan...

Akan mudah untuk menunjuk beberapa transfer konyol Chelsea di era Roman Abramovich, dengan para petinggi di Stamford Bridge kerap secara tidak masuk akal menghargai seorang pemain melebihi nilai sebenarnya, atau dari kontribusi minim yang mereka berikan selama berseragam biru. Namun, dalam beberapa kesempatan lainnya The Blues juga bisa mendapatkan berlian berharga semacam Michael Ballack, Gianluca Vialli, dan Ruud Gullit yang bisa didapatkan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

Meski daftar transfer terburuk Chelsea didominasi oleh pemain yang mendatangi London barat di era juragan minyak asal Rusia, beberapa kesalahan jauh hari sebelumnya juga pernah dilakukan The Blues. 

Berikut adalah nama-nama yang pernah menjalani karier bak mimpi buruk di Stamford Bridge... 

1. Chris Sutton 

Chris Sutton membuat suporter setia Chelsea berharap banyak dengan catatan 50 gol dari 131 penampilan bersama Blackburn Rovers. Ia datang dengan nilai transfer £10 juta pada 1999 dengan satu medali juara Premier League dan satu penghargaan sepatu Emas karena menjadi top skorer setahun sebelumnya. 

Namun, kariernya tak berjalan mulus. Ia hanya mencetak satu gol dari 28 penampilan Premier League dan total tiga gol dari 39 laga. Gianluca Vialli, manajer Chelsea saat itu, bahkan tidak memasukkan namanya dalam daftar skuat The Blues dalam kemenangan di laga final Piala FA atas Aston Villa

Vialli tak sabar dan memilih untuk melepasnya ke Celtic dengan nilai transfer £6 juta di akhir musim. Ia memperbaiki kariernya di klub Skotlandia tersebut dengan mempersembahkan tiga gelar Liga Skotlandia dan membawa timnya menembus final Piala UEFA pada edisi 2002/03. Ia meninggalkan Celtic pada 2006. 

Setelah berlabuh ke Birmingham dan Aston Villa, serta kembali dari masa pensiun pada 2012 bersama Wroxham, dan satu tahun pengalaman sebagai manajer di Lincoln City pada 2009/10, Sutton pensiun permanen dari dunia lapangan hijau dan kini aktif sebagai komentator di BBC. 

2. Winston Bogarde 

Entah apa yang ada di benak petinggi Chelsea saat memberikan kontrak berjangka empat tahun pada Winston Bogarde dengan tawaran gaji yang amat tinggi. 

Bogarde diboyong dari Barcelona pada musim panas 2000 dengan gratis, namun The Blues bersedia menggajinya sebesar £40 ribu, nilai yang sangat besar di periode tersebut. 

Kedatangan Bogarde sendiri sepertinya di luar kehendak Gianluca Vialli yang akhirnya dipecat di awal musim dan digantikan oleh Claudio Ranieri. Sang penerus pun tak memiliki niat untuk mempertahankan sang pemain. 

Tapi, mengingat gajinya begitu tinggi, Bogarde menolak untuk dijual ke klub lain dan memilih menghabiskan masa kontraknya untuk berlatih dengan tim cadangan dan tim muda klub. 

Ia juga secara terbuka mengungkapkan bahwa ia melakukan semuanya demi uang. 

"Dunia ini adalah tentang uang, sehingga ketika Anda ditawari uang jutaan, Anda mengambilnya. Hanya sedikit orang yang pernah mendapatkan uang begitu banyak. Saya salah satu dari sedikit mereka yang beruntung. Saya mungkin salah satu pembelian terburuk dalam sejarah Premiership, tapi saya tidak peduli."

Ia meninggalkan Chelsea pada 2004 dengan catatan hanya sembilan penampilan dan pensiun setahun kemudian setelah gagal menemukan klub baru. 

Pages