10 Transfer Terburuk Yang Pernah Dilakukan Barcelona

Beberapa tahun terakhir Barcelona dikenal sebagai tim produsen pemain hebat lewat akademi La Masia. Namun, bukan berarti Blaugrana tak aktif dalam bursa transfer pemain. Sayangnya, beberapa pembelian bisa dikategorikan transaksi buruk, jika tak menyebutnya sebagai hal konyol. Perdana Nugroho memberikan daftar transfer gagal Barca beserta alasannya....

Jika Zlatan Ibrahimovic saja tak sempat dituliskan dalam daftar ini, Anda tentu akan menjumpai nama-nama asing yang, blundernya, dibeli dengan dana transfer cukup mahal oleh Barcelona. Satu statistik menarik, hampir setengahnya berasal dari Amerika Latin. Seakan menabur garam di atas luka, dua diantaranya melibatkan -atau menguntungkan- rival abadi, Real Madrid.

Sebenarnya kebijakan transfer Barcelona tidak semasif Los Galacticos kendati sempat sebentar dijuluki Los Cosmicos. Terlalu percaya pada statistik pemain sebelum perekrutan membuat tim asal Katalan itu melakukan keputusan yang keliru. Begini, Barcelona memang salah satu tim impian hampir setiap pesepakbola di dunia, tetapi terkadang, bisa jadi pengubur angan-angan mereka.

Siapa saja mereka? Inilah daftar pembelian terburuk Barcelona, para pemain yang pernah menghuni Camp Nou -atau bahkan hanya menginjak rumput saat sesi perkenalan saja-.

1. Philippe Christanval

Disebut-sebut penerus Lilian Thuram, Barcelona ngebet mendatangkannya meski harus merogoh kocek €17 juta dari AS Monaco pada 2001 lalu. Christanval memang mampu tampil sebanyak 43 laga untuk Barcelona, sayangnya, pemain ini tidak pernah berhasil menunjukkan performa primanya.

Dua musim kemudian, dia dijual gratis ke klub Perancis lainnya, Olympique Marseille. Mungkin sebagai penebus rasa bersalahnya, Monaco menjual Rafa Marquez dengan harga €12 juta lebih murah, dan terbukti lebih baik.

Foto: Alchetron.com

2. Dmytro Chygrynskiy

Jumlah penampilannya lebih sedikit dari abjad yang membentuk namanya -sudah... nanti saja diceknya-. Chygrynskiy bisa dibilang sebagai transfer paling konyol yang dilakukan klub sebesar Barcelona. Hanya karena tampil apik saat melawan mereka di ajang Liga Champions, Blaugrana rela mengeluarkan uang hingga €25 juta.

Meski memiliki postur yang menjulang, Chygrynskiy tak pernah mampu merangsek ke tim utama Barca. Pemain asal Ukraina itu hanya mampu bertahan satu musim di Camp Nou dan pada 2010 hijrah ke Shakhtar Donetsk, yang tak lain adalah klub lamanya, dengan kerugian €10 juta untuk Barcelona.

3. Juan Roman Riquelme

Tak ada yang menyangsikan kehebatan Riquelme saat berkostum Boca Juniors atau Villarreal. Namun, hanya senyum getir yang tersisa saat membicarakan kariernya di Barcelona. Diasingkan pelatih kala itu, Louis van Gaal yang menyebut keputusan mendatangkannya berbau unsur politis, Riquelme praktis tak bisa berbicara banyak.

Belakangan, diketahui alasannya menerima pinangan Barcelona dari Boca pada November 2002 lalu: Agar hasil penjualannya bisa digunakan sebagai uang tebusan terkait penculikan saudara laki-lakinya. Setelah serangkaian mimpi buruk di Camp Nou, Riquelme membuktikan kualitasnya di Villarreal.

Pages