10 Pembelian Terburuk yang Pernah Dilakukan Jose Mourinho

Ia memang jenius, ia seorang pemenang, tapi ada kalanya ia bisa memboyong pemain-pemain yang salah (dan membuang banyak uang klubnya). Bergas Agung memberikan 10 contoh pembelian terburuk yang pernah dilakukan Jose Mourinho...

1. Mateja Kezman (Chelsea - 2004/05)

Mateja Kezman adalah salah satu pembelian besar pertama Mourinho pada musim perdananya bersama Chelsea. Sebelum didatangkan oleh The Blues pada musim 2004/05, Kezman merupakan top-skorer Eredivisie tiga musim beruntun bersama PSV Eindhoven. Walau dengan status mentereng, Chelsea beruntung hanya mendatangkan pemain Serbia itu dengan bandrol £5,3 juta. Kezman pun diharapkan untuk mampu mengulang kisah sukses di Eredivisie bersama Chelsea di Premier League.

Namun, alih-alih menjadi bintang dan mencetak gol. Karier Kezman bersama The Blues justru anjlok. Ia hanya kuat bertahan satu musim saja dengan mencatat 25 penampilan di Premier League dan hanya mencetak empat gol saja. Kecewa dengan performa sang pemain, Mourinho pun mendepaknya ke Atletico Madrid. Semenjak itu, karier Kezman semakin menurun. Sempat membela Paris Saint-Germain pada medio 2008 hingga 2010, karier pemain yang kini berusia 37 tahun itu pun berakhir pada tahun 2012 di Tiongkok bersama klub bernama South China.

2. Asier Del Horno (Chelsea - 2005/06)

Didatangkan Mourinho ke Chelsea pada musim 2005/06, Asier Del Horno digadang-gadang akan menjadi bek kiri terbaik Premier League. Di klub sebelumnya, Athletic Bilbao, Del Horno mencatatkan 126 penampilan kompetitif. Dirinya pun sempat masuk ke dalam skuat tim nasional Spanyol kala itu. Karenanya, wajar jika Del Horno dihargai €8 juta. Jelas prospek cerah bersama Mourinho menantinya di London kala itu.

Walau meraih gelar Premier League pada tahun 2005/06, nyatanya kala itu Del Horno tak mampu menembus skuat utama Mourinho. Gagal beradaptasi dan sering dicadangkan, ia hanya bertahan satu musim saja bersama The Blues. Setelah hengkang dari Inggris, pemain yang mencatatkan 10 penampilan bersama timnas Spanyol itu kembali ke tanah kelahirannya untuk membela Valencia, Bilbao (lagi), Real Valladolid, dan akhirnya memutuskan pensiun pada musim 2011/12 lalu bersama Levante.

Pages