10 Pesepakbola Muda Termahal Sepanjang Masa

Daftar ini kemungkinan besar (baca: hampir bisa dipastikan) akan berubah lagi ketika Kylian Mbappe menjadi pemain permanen Paris Saint-Germain musim panas tahun depan, tapi untuk saat ini, inilah daftar 10 pemain termahal di dunia sepanjang masa, untuk kategori mereka yang pindah di bawah usia 23 tahun, menurut laman Transfermarkt….

10. Gianluigi Buffon (Parma ke Juventus, 2001/02, £47,6 juta)

Bahwa Buffon masih berada di daftar ini setelah 16 tahun berlalu sejak ia pindah ke Juventus saat usianya masih 23 tahun adalah sebuah bukti betapa mahalnya ia dihargai oleh Juve ketika itu.

Ia juga masih menyandang gelar sebagai kiper termahal dunia hingga saat ini berkat transfernya yang dikabarkan mencapai 100 milyar lira ketika itu, dan meski harga itu begitu gila jika mengingat bagaimana kondisi pasar pemain pada awal milenium ketiga jika dibandingkan pasar transfer saat ini, Juventus dipastikan tak akan pernah menyesal pernah membuat langkah gila seperti itu.

Terus menjadi andalan klub dan timnasnya meski semakin mendekati usia 40 tahun, Buffon begitu konsisten di sepanjang kariernya, membuktikan bahwa ia adalah salah satu kiper terbaik tak hanya di generasinya, tetapi juga di sepanjang masa.

9. John Stones (Everton ke Manchester City, 2016/17, £50,04 juta)

Keinginan Pep Guardiola untuk membangun serangan timnya dari lini belakang membuat Manchester City menebus John Stones dari Everton dengan nilai £50,04 juta. Sayang meski dihargai begitu mahal, performa Stones masih di bawah ekspektasi pada musim pertamanya, dan terlalu sering membuat kesalahan yang membuat timnya merugi.

Memasuki musim keduanya, Stones berubah: ia tak lagi sering melakukan kesalahan, dan kemampuannya dalam mengorkestra serangan dari lini belakang semakin meningkat. Mengingat usianya masih 23 tahun, ada peluang ia akan terus berkembang ke depannya.

8. Benjamin Mendy (Monaco ke Manchester City, 2017/18, £51,75)

Belanja besar-besaran City untuk sektor full-back terjadi pada musim panas tahun 2017 ini, dan Benjamin Mendy adalah salah satu pemain yang diboyong City untuk memenuhi keinginan Pep Guardiola yang menitikberatkan pergerakan kedua full-back-nya sebagai bagian dari strategi kuncinya musim ini.

Mendy sendiri memang sukses mencuri perhatian musim lalu bersama AS Monaco, mengantarkan klub tersebut hingga fase semifinal Liga Champions dan menjadi personel penting Monaco dalam skema serangan balik cepat mereka.

Sayang, musim pertamanya di City harus diwarnai cedera ACL yang membuatnya harus absen hingga tahun depan.