10 Skandal Pengaturan Skor Paling Mengejutkan di Dunia Sepakbola

Dalam bagian pertama dari seri terbaru kami, koresponden senior FourFourTwo, Scott McIntyre, menggali beberapa catatan kelam sepakbola di masa lalu yang masih meninggalkan luka dalam olahraga ini.

Pengaturan skor adalah aib sepak bola yang tak bisa menghilang begitu saja karena banyak pelatih, pemain, dan wasit tergoda dengan bujukan sejumlah uang dan materi untuk memanipulasi hasil pertandingan.

FourFourTwo mengulas 10 kasus pengaturan skor paling mengejutkan yang mengguncang dunia.

79-0: Banjir Gol Dari Plateau United/Police Machine (2013)

Dengan hanya satu tiket tersisa untuk promosi ke liga profesional Nigeria, apa yang harus dilakukan dua klub yang bersaing untuk memperebutkan tiket tersebut di laga terakhir musim 2013 cukup sederhana: meraih hasil yang lebih baik dari rival mereka.

Dengan Plateau United Feeders unggul 7-0 di babak pertama melawan Akurba FC, dan rival mereka Police Machine unggul enam gol atas Babayaro FC, kehebohan tak terduga terjadi di babak kedua karena mereka mencetak begitu banyal gol.

The Feeders secara luar biasa mencetak 72 gol di babak kedua untuk meraih kemenangan 79-0, sementara The Machine tidak bisa menyamai pencapaian tersebut karena 'hanya' menang 67-0.

Satu pemain mencetak 11 gol, ada yang mencetak tiga gol bunuh diri dan dalam sebuah periode satu menit ada empat gol yang tercipta.

The Feeders lolos promosi, namun tidak butuh waktu lama bagi pihak berwajib dan badan sepak bola resmi Nigeria untuk mengambil tindakan dengan menghukum keempat klub yang terlibat dalam insiden yang mereka sebut 'sangat memalukan' tersebut.

Skandal yang benar-benar mengguncang sepakbola Nigeria

Tim Togo Palsu (2010)

Penggunaan istilah tim 'rakitan' telah lama menjadi taktik pengaturan skor untuk pertandingan yang kurang menjadi perhatian dan pertemuan Bahrain dengan Togo pada 2010 adalah contoh klasik.

Terungkap bahwa mantan pelatih Tchanile Bana telah mengumpulkan sekelompok pemain 'palsu' yang menerima pembayaran senilai hampir US$ 60.000 dari sebuah sindikat judi internasional

Tim teluk berhasil mengalahkan pasukan Togo dengan skor 3-0, dengan pelatih tim Bahrain asal Austria, Josef Hickersberger, mengungkapkan keterkejutannya mengenai rendahnya kebugaran lawan mereka.

Terungkap bahwa mantan pelatih Tchanile Bana telah mengumpulkan sekelompok pemain 'palsu' yang menerima pembayaran senilai hampir US$ 60.000 dari sebuah sindikat judi internasional, namun penyelidikan secara mendalam akhirnya menjelaskan keterlibatan pejabat lainnya dalam Asosiasi Sepakbola Togo.

Mungkin itu tidak terlalu mengejutkan mengingat skuat Togo tidak menyerahkan daftar tim saat berada di Bahrain, atau bahwa lima gol tuan rumah yang tampaknya sah malah dianulir. 

Tchanile Bana. Foto: Togo Breaking News

Pertandingan Hantu - FC Slutsk v Shakhter Soligorsk (2015)

Mengatur skor dengan pemain - pemain asli atau tidak - bukanlah hal yang mudah, jadi mungkin karena alasan itulah dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan dalam jumlah pertandingan hantu: istilah untuk pertandingan yang tercatat dan diberitakan tetapi tidak pernah benar-benar digelar.

Dua perusahaan judi besar membuat taruhan dan menerima pembayaran pada hasil pertandingan yang tidak pernah terjadi

Satu pertandingan seperti itu 'dimainkan' pada tahun 2015 antara dua tim klub Belarusia, FC Slutsk dan Shakhter Soligorsk, di mana dua perusahaan judi besar membuat taruhan dan menerima pembayaran pada hasil pertandingan yang tidak pernah terjadi. 'Hasil' 2-1 dilaporkan di situs kedua klub, dengan Slutsk mencantumkan kata-kata 'resmi' dan menginformasikan ke salah satu perusahaan judi yang terlibat bahwa laga sudah digelar, namun kebenaran terbongkar kemudian. 

Media internasional mendesak otoritas setempat untuk menyelidiki 'pertandingan' itu, dengan Shakhter mengklaim bahwa situs mereka telah dibajak dan kecurigaan tertuju pada mantan karyawan sebuah perusahaan pengumpul data sebagai orang di balik penipuan ini. 

[SELANJUTNYA: Skandal wasit yang mendapatkan satu set TV untuk mengatur hasil pertandingan]