Analisa

10 Transfer Terbaik di Premier League 2017/18 Sejauh Ini

Premier League menjadi salah satu kompetisi dengan aktivitas tertinggi di bursa transfer pada musim panas 2017. Lalu, bagaimana dengan kontribusi para pemain baru untuk timnya masing-masing sejauh ini? Berikut adalah 10 pembelian terbaik yang dilakukan tim-tim Premier League musim ini...

We are part of The Trust Project What is it?

Separuh musim sudah Premier League 2017/18 berlangsung. Saat ini, memberikan penilaian kepada pemain anyar yang ditransfer di awal musim panas bukanlah penilaian yang prematur. Sebab, kita semua, pecinta Premier League, sudah bisa melihat performa mereka bersama klubnya masing-masing.

Kami pun memiliki penilaian akan transfer terbaik yang sudah dilakukan klub-klub Premier League. Mereka masuk kategori terbaik sejauh ini, hingga pekan 22 Premier League, karena sejumlah poin penilaian seperti: performa, gol, assist, dan terutamanya, kontribusi untuk tim. Berikut ulasannya.

Mohamed Salah

Sangatlah aneh jika nama yang satu ini tidak masuk transfer terbaik Premier League. Pilihan Liverpool kala memboyong Salah dari AS Roma seharga 42 juta euro tidak salah. Bahkan, terbilang sangat sukses.

Salah total telah mencetak 23 gol dan memberikan delapan assists dari 29 penampilannya bersama Liverpool. Ia pun menjadi pemain tercepat kedua dalam sejarah Liverpool, yang mampu mencatatkan 20 gol setelah George Allan di tahun 1895. 

Berkat kontribusi besarnya itu, Liverpool saat ini masih bertarung merebutkan zona Liga Champions di Premier League, dan juga berkompetisi di Liga Champions dan Piala FA. Salah sendiri merupakan penyerang sayap yang memiliki kecepatan, yang dikombinasikan dengan penyelesaian akhir yang tajam sebagai kelebihannya dalam bermain.

Ederson Moraes

Karier Ederson melesat cepat bagaikan laju roket. Sejak menembus tim utama Benfica pada Maret 2016, karier kiper asal Brasil itu terus melesat hingga dibeli Manchester City musim panas ini seharga 40 juta euro.

Pilihan Pep Guardiola pun tidak salah. Ederson merupakan sukses di balik rekor tak terkalahkan Man City di Premier League, seraya membantu klub sebagai penilik pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan 13 gol. Penampilan terbaiknya bisa dilihat saat melawan Manchester United, kala Ederson melakukan double saves dari upaya Romelu Lukaku dan Juan Mata.

Ederson (24 tahun) bukan hanya kiper yang cekatan dan memiliki refleks tinggi, melainkan piawai memainkan bola untuk membangun serangan dari lini belakang. Gaya mainnya ini sangat sesuai dengan filosofi permainan ofensif Guardiola.  

Pages