10 Transfer Terbaik AC Milan dalam Dua Dekade Terakhir

Masih ingat nama-nama luar biasa yang membawa Milan ke salah satu periode terbaik mereka ini?

Setelah sempat meredup di pertengahan 90an karena regenerasi skuat, AC Milan kembali menunjukkan taring mereka sebagai salah satu raksasa Eropa memasuki awal abad 21. Dengan tiga kali memasuki final Liga Champions dalam jangka waktu lima musim, dua di antaranya berakhir dengan kejayaan di tangga juara, Milan menjadi salah satu tim yang paling disegani pada periode tersebut. Kebanggaan Italia tak cuma tersirat dari kelihaian para pemain Juventus di kompetisi bergengsi itu, seperti yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir.

Sama dengan strategi yang digunakan di awal-awal kekuasaannya di San Siro, Silvio Berlusconi menebus kesuksesan Milan dengan melakukan pembelian-pembelian fantastis. San Siro menjadi destinasi yang memukau bagi para pesepakbola kelas dunia yang juga terhebat dalam sejarah sepakbola. Meski penuh kontroversi, sosok yang satu ini mau tak mau harus diakui sebagai sosok kunci dalam lembaran terbaik sejarah Milan.

Berikut adalah daftar 10 pembelian terbaik Milan dalam dua dekade terakhir. Diisi oleh salah satu playmaker tercerdas yang pernah ada, si Dewa dari Swedia (ya, lagi-lagi dia), dan pesepakbola terakhir yang menjadi pemain terbaik FIFA sebelum dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dimulai pada 2009.

10. Filippo Inzaghi

'Pippo' Inzaghi akan selalu dikenang sebagai striker yang 'dekat dengan keberuntungan' berkat sejumlah gol unik yang tercipta melalui aksi yang tampaknya tidak diduga akan menghasilkan sebuah gol. Tapi, menyebut Inzaghi hanyalah seorang pemain yang dinaungi keberuntungan adalah sesuatu yang tidak adil. Yang tepat adalah dia memang tahu betul bagaimana caranya memasukkan bola ke dalam gawang lawan. Jika tidak, dia tidak akan duduk di posisi keempat pemain terproduktif di kompetisi Eropa dan hanya kalah dari para pemain legendaris lainnya seperti Raul Gonzales dan dua pesepakbola terbaik abad 21 (sejauh ini), Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Setelah mencetak 89 gol dalam 165 pertandingan untuk Juventus dan membentuk duet yang mematikan bersama Alessandro Del Piero di lini depan, Inzaghi dilego ke Milan karena kedatangan David Trezeguet ke Turin pada musim panas 2001. Milan menjadi klub terakhir yang dibelanya sebelum ia pensiun pada 2012 karena hantaman cedera berulang. Bersama Milan, dia mencetak 126 gol dari 300 pertandingan, mempersembahkan dua trofi Liga Champions dan dua gelar Serie A beserta sederet trofi lainnya.

9. Zlatan Ibrahimovic

Dia datang untuk menang. Zlatan adalah sosok dengan harga diri yang begitu tinggi, begitu tingginya hingga ia tak akan membiarkan kegagalan menghantuinya ke manapun dia berlabuh. Setelah berpetualang bersama Barcelona selama dua musim, Ibra memutuskan untuk kembali ke kota Milan – setelah sempat memperkuat Inter sebelumnya – kali ini untuk berseragam AC Milan. Berawal sebagai pemain pinjaman pada musim 2010/11, statusnya dipermanenkan di musim berikutnya.

Zlatan pun langsung menjadi figur penting dalam kesuksesan Milan meraih gelar Serie A 2010/11, di mana ia mencetak 14 gol dalam 29 penampilan di musim perdananya dan meraih gelar Serie A Player of the Year serta masuk dalam daftar Serie A Team of the Year. Ia kemudian hijrah ke PSG pada akhir musim 2011/12, dengan sebuah kesepakatan kontrak di mana klub Prancis itu memiliki 'hak cipta' atas nilai komersil Ibra sebagai atlet.

Pages