10 Wonderkid Premier League yang Merusak Kariernya dengan Pindah ke Klub Besar

Transfer memang tak ubahnya perjudian. Terkadang beruntung, tak jarang juga buntung. Evans Simon mencoba melihat 10 pemain muda Premier League dengan potensi besar yang kariernya tak berkembang setelah pindah ke klub yang relatif lebih besar. 

Francis Jeffers (Everton ke Arsenal)

Thierry Henry meminta, Arsene Wenger memberi. Hasilnya? Francis Jeffers.

Ketika didatangkan dari Everton dengan harga sekitar £13 juta pada musim panas 2001, Jeffers berstatus sebagai salah satu pemain muda paling potensial di tanah Inggris. Sayang, kepindahannya ke Arsenal justru membuat kariernya menurun drastis. Ia kalah bersaing memperebutkan tempat utama di skuat, hingga harus kembali dipinjamkan kembali ke The Toffees selama musim 2003/04, sebelum akhirnya dijual ke Charlton Athletic.

Jeffers total hanya bermain sebanyak 36 kali di seluruh kompetisi bersama Arsenal, dan menyumbangkan lima gol.

Shaun Wright-Phillips (Manchester City ke Chelsea)

Wright-Phillips pernah menjadi salah satu komoditi terpanas di Premier League pada awal era 2000an. Bersama dengan Wayne Rooney dan Francesc Fabregas, ia terpilih menjadi satu di antara tiga pemain muda terbaik Premier League musim 2004/05 versi FourFourTwo. Chelsea, yang kala itu baru diguyur dana besar oleh Roman Abramovich, tentu tidak bisa melewatkan kesempatan mendatangkannya ke Stamford Bridge.

Anak angkat dari legenda Arsenal, Ian Wright, tersebut dibeli dari Manchester City dengan harga sekitar £26 juta pada 2005. Ia sempat bermain sebanyak 125 kali di seluruh kompetisi bersama The Blues, mencatatkan 10 gol dan 18 assist. Meski cukup sering bermain, ia gagal menampilkan potensi besarnya di Stamford Bridge. Ia pun kembali diboyong oleh Man. City tiga tahun kemudian.

Shaun Wright-Phillips

Saat ini, Wright-Phillips masih merumput bersama New York Red Bulls di Major League Soccer.

Pages