100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo: 5 – Neymar

David Cartlidge memberikan profil pemain Brasil paling brilian ini…

Ada dua tugas besar menanti Neymar saat ia akan menandatangani kontrak dengan Barcelona. Yang pertama adalah menciptakan sebuah fondasi untuk dirinya sendiri untuk bermain bersama Lionel Messi dan bintang Barça lainnya. Tugas lainnya adalah untuk meyakinkan pihak klub bahwa ia adalah pewaris takhta Messi ketika sang pemain memutuskan berhenti menjadi raja Barcelona.

Bisa dikatakan Neymar sudah menyelesaikan kedua tugasnya tersebut. Perkembangannya selama 12 bulan terakhir sangat baik, dengan Neymar memiliki kerendahan hati untuk bisa bekerja sama dengan rekan satu timnya, dan juga kemampuan untuk memimpin tim jika diperlukan. Keterampilan dan triknya masih ada, tapi juga ada pemahaman tentang perannya dalam skema besar di klub.

Semakin konsisten

Ia tetap berhasil mencetak 31 gol di semua kompetisi dan mengamankan satu tempat di daftar tiga besar Ballon d'Or

Neymar jarang bermain dengan sikap serakah, atau egois. Sebaliknya, ia selalu bersedia untuk memberikan umpan kepada rekan setimnya, dan bahkan memberikan kontribusi dalam aspek bertahan. Kekhawatiran bahwa ia tidak akan mampu melakukan kedua hal itu saat pertama kali didatangkan sudah hilang.

Jika kita lihat kembali, November 2015 mungkin menjadi periode penting dalam karier Neymar di Barca. Saat itu ia bermain di level terbaiknya, dan disempurnakan dengan menciptakan salah satu gol terbaik musim lalu dengan sebuah trik bola yang melintas di atas kepala bek Villarreal sebelum mencetak gol dengan tendangan voli. Pada saat itu, Neymar mungkin adalah pemain terbaik dunia – mengungguli Messi tidak hanya di level klub tapi juga dunia. Cukup disayangkan bahwa kemudian performanya menurun jelang akhir musim.

SAKSIKAN FourFourTwo Films: Neymar - The Making Of A Superstar

Meski begitu, ia tetap berhasil mencetak 31 gol di semua kompetisi dan mengamankan satu tempat di daftar tiga besar Ballon d'Or. Penurunan performanya mungkin merupakan dampak dari kelelahan dan tekanan, karena pemain Brasil itu berbuat terlalu banyak hal selama periode tersebut. Mungkin, dia sengaja menyimpan energinya untuk musim panas yang luar biasa.

Medali emas Olimpiade

Adalah Neymar yang mencetak gol penalti kemenangan ke gawang Jerman di final

Setelah gagal di Copa America, Neymar kembali ke Brasil untuk bermain di Olimpiade pada bulan Agustus. Selecao adalah juara di turnamen tersebut, dan memenangkan medali emas mereka di cabang ini, dan air mata yang mengalir di wajah Neymar pada kemenangan mereka menegaskan betapa berartinya hal ini baginya.

Adalah Neymar yang mencetak gol penalti kemenangan ke gawang Jerman di final, dan setelahnya, pemain berusia 24 tahun ini segera jatuh berlutut sementara semua orang di sekelilingnya menggila. Itu adalah momen yang emosional dan salah satu momen terpenting dalam karier Neymar hingga saat ini.

Barcelona baru-baru ini menyadari kemajuannya sebagai pemai, dan sebagai pribadi dengan memberinya kontrak baru. Kontrak itu berlaku sampai 2021 dan saat itu Anda akan berharap melihat dia menjadi bintang utama di Camp Nou. Yang harus diingat adalah, meski dengan segala yang sudah dicapai Neymar sejauh ini, ia masih akan meraih lebih banyak hal lagi.

Pilih pemain favoritmu di tahun 2016 di ForzaFootball. Kami akan mengungkapkan hasilnya pekan depan.

Daftar lengkap #FFT100

100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-26 • 25 • 24 • 23 • 22 • 21• 20 • 19 • 18 • 17 • 16 • 15 • 14 • 13 • 12 • 11 • 10 • 9 • 8 • 7 • 6 • 5 • 4 • 3 • 2 • 1

100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo