100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo: 6 – Gareth Bale

David Cartlidge membahas 12 bulan terakhir yang brilian dari pemain Wales milik Real Madrid ini…

Ada satu titik dalam karier Gareth Bale ketika terlihat bahwa eranya di Real Madrid akan segera berakhir. Rumor ketidakpuasan rekan setimnya terhadap performanya, ketidakmampuannya untuk beradaptasi dengan budaya Spanyol, dan performanya yang mengecewakan secara keseluruhan menjadi alasannya. Namun itu semua kini hanya masa lalu karena Bale telah mendekati apa yang sebelumnya tidak dibayangkan banyak orang dan menjadi pewaris tahta Cristiano Ronaldo di klub.

Pemain Portugal itu masih rajin mencetak gol, tapi penampilan memukaunya di sektor sayap tak lagi menarik untuk ditayangkan di YouTube. Untungnya, Real Madrid memiliki Bale.

Pemain Wales itu telah berkembang dalam setahun terakhir di klub, dan itu semua dimulai pada era Rafa Benitez. Di bawah Carlo Ancelotti, Bale sepertinya akan segera pindah ke klub lain – sebelum pelatih Italia itu akhirnya malah dipecat. Bale kembali menjadi andalan di era Benitez, yang tidak diragukan lagi sudah menempatkannya ke jalur yang benar untuk menjadi pemain kesayangan klub. Di bawah pelatih Spanyol itulah Bale kembali melesat seperti yang ia lakukan di London Utara, menggebrak di sektor sayap dan juga memberikan kekuatan yang dinamis dari tengah.

Pemain yang efektif

Mantan full-back Southampton ini telah menjadi seorang pemain yang efektif, mampu menciptakan peluang dan juga menyelesaikannya sendirian

Pria Wales itu mulai mengambil posisi yang lebih penting di lapangan, dan memahami di posisi mana ia bisa memberikan ancaman yang lebih besar. Meskipun Benitez akhirnya didepak, itu tidak memengaruhi performa Bale di klub. Di bawah Zinedine Zidane dan dengan menurunnya permainan Cristiano Ronaldo, pemain berusia 26 tahun itu muncul sebagai pemimpin di bawah kepelatihan pria Prancis tersebut. Puncaknya adalah penampilannya di final Liga Champions, di mana ia mencetak assist dan mencetak gol di adu penalti.

Mantan full-back Southampton ini telah menjadi seorang pemain yang efektif, mampu menciptakan peluang dan juga menyelesaikannya sendirian. Atribut fisiknya luar biasa: ia memberikan kecepatan dan kekuatan di liga yang jarang melihat kombinasi mematikan dari kedua aspek tersebut.

Ketika Bale ingin mengontrol permainan, atau memutuskan sesuatu, dia akan melakukannya. Dia juga melakukannya untuk negaranya selama musim panas, saat Wales menghasilkan salah satu penampilan yang paling mengesankan ketimbang tim-tim lainnya di Euro 2016.

Ikon nasional

Bale tidak egois dan menunjukkan karakter, serta menciptakan gol-gol penting yang membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kedua di turnamen bersama pemain lainnya

Bale memimpin tim asuhan Chris Coleman ini di Prancis, menjadi salah satu dari beberapa bintang besar yang bisa bersinar di turnamen itu. Akibatnya Wales berkembang seiring turnamen berjalan, yang didorong oleh aksi-aksi heroik dari sang penyerang. Dia tidak egois dan menunjukkan karakter, serta menciptakan gol-gol penting yang membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kedua di turnamen bersama pemain lainnya.

Ganjaran dari performa gemilangnya tidak berhenti sampai di sana, dia baru-baru ini menandatangani kontrak baru untuk mengukuhkan statusnya sebagai pemain kunci dan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub. Ini kisah yang sangat berbeda dengan rumor kegagalan sang pemain Wales untuk beradaptasi dengan kehidupan Spanyol. Madrid kini berada dalam genggamannya dan hanya masalah waktu sebelum Cristiano menyerahkan takhta miliknya di Bernabeu kepada Bale.

Pilih pemain favoritmu di tahun 2016 di ForzaFootball. Kami akan mengungkapkan hasilnya pekan depan.

Daftar lengkap #FFT100

100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-26 • 25 • 24 • 23 • 22 • 21• 20 • 19 • 18 • 17 • 16 • 15 • 14 • 13 • 12 • 11 • 10 • 9 • 8 • 7 • 6 • 5 • 4 • 3 • 2 • 1

100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo