100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo: No.14 – Paul Pogba

Adam Digby menyelami kembali tahun yang penuh warna bagi gelandang Perancis ini…

Setelah belajar di bawah bimbingan Carlos Tevez dan Fernando Llorente, Alvaro Morata menyamakan bermain di Serie A dengan belajar di universitas. Tapi jika sang striker mengambil keuntungan dari pelajaran kelas dunia selama waktunya bersama Juventus, lalu bagaimana dengan pelajaran sangat berharga yang didapat Paul Pogba semenjak ia bergabung dengan Bianconeri di 2012?

Datang dari Manchester United sebagai remaja yang dinilai tinggi namun kurang dipercaya, kariernya di Turin memberikan empat gelar Serie A dan dua Piala Italia, dan di saat bersamaan juga bermain di final Liga Champions dan menjadi kapten saat Perancis menjuarai Piala Dunia U-20. Ia kemudian menjadi pemain tim nasional senior, dan mendapatkan pelajaran yang sangat berkelas dalam hal taktik dan disiplin dari pelatih Chelsea saat ini, Antonio Conte, sebelum mendapatkan lebih banyak tanggung jawab dari Max Allegri.

Pogba juga menghabiskan waktu mengambil saran dari rekan-rekan luar biasa semacam Andrea Pirlo, Arturo Vidal, Claudio Marchisio, dan Sami Khedira. Di musim panas 2015, ia sudah dianggap sebagai salah satu pemain tengah paling berbakat di dunia, berulang kali dikabarkan akan pergi dari Juve dengan cerita yang mendiskusikan pecahnya rekor transfer dunia.

Tekanan untuk bahu mudanya

Ia masih harus belajar banyak namun ia berusia 23 tahun dan seharusnya menjadi pemain tengah kelas atas Eropa

- Max Allegri

Namun kepergian Tevez, Pirlo, dan Vidal membuat Si Nyonya Tua butuh untuk mempertahankan Pogba, memberikannya kontrak yang jauh lebih tinggi dan juga nomor ikonik klub, 10. Ini membuat ekspektasi pada dirinya meningkat pesat saat musim 2015/16 dimulai dan – membawa warisan yang dibangun pemain semacam Michel Platini, Roberto Baggio, dan Alessandro Del Piero – beban di bahu mudanya terbukti terasa sangat berat.

“Masalah Pogba adalah ia memiliki kualitas yang terlalu tinggi dan saat ia membuat kesalahan, ia merasa frustasi,” kata rekannya Patrice Evra pada La Gazzetta dello Sport. “Tentu saja, kehilangan bola sangat mengganggu, tapi ini terjadi karena ia seseorang yang selalu mencoba mendapatkannya dan tidak menahan diri.”

Ia nampak tertahan saat menghadapi tim-tim yang lebih besar, dan jelas menjadi target saat leg pertama babak 16 besar Juve di Liga Champions menghadapi Bayern Munich. Pep Guardiola memastikan timnya mengerumuni Pogba setiap kali ia menerima bola dan memaksanya melakukan banyak kesalahan.

Gol di leg kedua tidak membantu Juve menghindari kekalahan, namun kemudian segalanya mulai menyatu. Pogba memberikan lima gol dan tujuh assist di 12 pertandingan terakhir musim lalu, permainannya membantu tim untuk mencatat gelar ganda domestik kedua. “Paul sudah muncul dan membantu dan ia menampilkan beberapa permainan penting,” Allegri berkata di depan konferensi pers saat itu. “Jika ia tetap bermain sederhana, ia sulit untuk dihadapi. Ia masih harus belajar banyak namun ia berusia 23 tahun dan seharusnya menjadi pemain tengah kelas atas Eropa.”

Transfer rekor dunia

Seperti jersey nomor 10 di Juventus, status barunya sebagai pemaing termahal sepanjang sejarah mempengaruhi Pogba

Kembali ke penampilan terbaiknya, saga transfer yang panjang juga membawanya kembali ke Old Trafford, setelah mantan klubnya ini mengeluarkan lebih dari £89,3 juta untuk pemain yang pergi hanya dengan harga kompensasi minimal untuk empat tahun kariernya di akademi. Seperti jersey nomor 10 di Juventus, status barunya sebagai pemaing termahal sepanjang sejarah mempengaruhi Pogba, yang belum mampu menemukan kembali penampilan luar biasa yang jelas bisa ia berikan.

Tentu saja sudah muncul beberapa tanda itu, dengan sederet trik yang luar biasa, flicks, dan umpan ala laser yang beberapa kali muncul, termasuk juga beberapa gol luar biasa. Namun, dengan panggung sudah disiapkan untuk sang murid memperlihatkan apa yang sudah ia pelajari semasa pergi, “Theatre of Dreams” masih belum melihat Pogba dalam penampilan terbaiknya.

Daftar lengkap #FFT100

100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-26 • 25 • 24 • 23 • 22 • 21• 20 • 19 • 18 • 17 • 16 • 15 • 14 • 13 • 12 • 11 • 10 • 9 • 8 • 7 • 6 • 5 • 4 • 3 • 2 • 1

100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo