100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo: No.19 – Andres Iniesta

Ia mungkin sudah berusia 32 tahun sekarang, tetapi pahlawan Barcelona dan Spanyol ini malah semakin penting daripada sebelumnya, tulis David Cartlidge

Xavi mungkin sudah pergi, tetapi Andres Iniesta tetap di sana – baik bagi klub, maupun negara. Iniesta adalah sebuah kunci bagi Barcelona dan Spanyol, seorang yang menyambungkan lini tengah dan depan sembari memberikan jalan untuk membongkar pertahanan lawan yang paling solid.

Kemampuan Iniesta untuk terus-menerus melakukan hal tersebut telah menyelamatkan timnya dalam berbagai kesempatan, dan ketika Spanyol terjatuh dengan begitu buruk di Piala Eropa 2016, hanya sedikit pemain yang mendapatkan apresiasi sebaik pria berumur 31 tahun ini.

Gelandang bertubuh kecil ini masih merupakan sebuah kekuatan besar ketika bola berada di kakinya dan, kendati usianya terus bertambah, ia mampu mempertahankan kelincahannya; kemampuannya untuk mengubah arah berlari dan memperdaya musuh masih seefektif biasanya. Dengan kepergiaan Xavi, pemain Spanyol ini mendapatkan tanggung jawab serta izin lebih besar untuk mengontrol tim – dan ia tak pernah goyah sedikitpun di peran barunya ini. Ia justru semakin menunjukkan alasan mengapa ia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah diproduksi oleh Barça.

Masih Andres yang sama

Iniesta mendapatkan apesiasi dari para suporter Madrid – sebuah kebanggaan yang hanya didapatkan oleh Ronaldinho dalam beberapa tahun terakhir

Bagaimanapun, aspek lama dari permainannya tetaplah ada: kemampuannya untuk menyerang lawan dengan cepat sementara bola terus menempel di kakinya dan kegemarannya untuk menghancurkan pertahanan tersolid sekalipun. Trio MSN mungkin mencuri perhatian utama, tetapi kerja sama mereka dengan Iniesta sebagai penyuplai bola tetaplah vital dalam terciptanya jumlah gol mereka yang begitu banyak.

Kendati baru mencetak satu gol, permainan Iniesta lebih dari sekadar urusan kolom statistik. Cedera selama dua bulan yang sempat menimpa tidak mempengaruhi musimnya, karena Iniesta – sekali lagi – mampu kembali menampilkan performa-performa yang luar biasa.

Mungkin, tidak ada contoh yang lebih baik ketimbang penampilannya di Bernabeu, ketika Barça menghancurkan Real Madrid dengan kemenangan 4-0. Iniesta pun mendapatkan apesiasi dari para suporter rival – sebuah kebanggaan yang hanya didapatkan oleh Ronaldinho dalam beberapa tahun terakhir. Ia terus bermain untuk membantu Barça berjuang hingga garis akhir, di mana mereka kembali merebut gelar juara.

Musim panas yang sulit

Meski usianya terus bertambah, ia malah semakin berpengaruh, dan ketimbang meliuk-liuk di atas lapangan seperti dahulu, Iniesta berkembang menjadi figur penting yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan

Kemudian, datanglah musim panas, dan di dalam skuat Spanyol yang kurang meyakinkan, adalah Iniesta yang memberikan La Roja harapan di Piala Eropa 2016. Konsistensi dan level performa yang ia tunjukkan di Prancis tertutupi oleh penampilan alamiah Spanyol sebagai sebuah kesatuan. Kendati mereka hancur dari dalam, adalah gelandang mereka yang selalu bisa diandalkan lah yang tetap berusaha keras dan berusaha untuk menarik sendirian Spanyol di pertandingan-pertandingan mereka.

Vicente Del Bosque menghargai bintang Barça tersebut lebih dari sebelumnya dan ia jarang membuat timnya kecewa. Kemampuannya untuk meningkatkan tempo permainan Spanyol yang semakin mudah diprediksi dan tak bergairah patut mendapatkan apresiasi. Ketika hanya ada sedikit inspirasi bagi tim, lagi-lagi iniesta yang bangkit.

Meski usianya terus bertambah, lelaki Spanyol ini malah semakin berpengaruh, dan ketimbang meliuk-liuk di atas lapangan seperti yang dahulu ia lakukan, Iniesta berkembang menjadi figur penting yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan. Barça dan Spanyol jelas merupakan dua tim yang berbeda ketika dengan dan tanpa Iniesta, jadi mereka harus sama-sama mengkhawatirkan masa depan mereka ketika sang pemain pensiun nanti.

Masih ada harapan bahwa ia akan tetap bermain untuk sementara waktu karena cedera bukanlah faktor penghalang yang besar bagi kariernya. Messi mungkin memberikan gambaran terbaik soal ini, "Hal tersulit untuk dilakukan dalam sepak bola adalah bagaimana melakukan segalanya nampak mudah, tanpa usaha, dan itulah Andres."

Daftar lengkap #FFT100

100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-26 • 25 • 24 • 23 • 22 • 21• 20 • 19 • 18 • 17 • 16 • 15 • 14 • 13 • 12 • 11 • 10 • 9 • 8 • 7 • 6 • 5 • 4 • 3 • 2 • 1

100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo