100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo: No.21 – Diego Godin

Alex Hess memuji batu karang di lini pertahanan Atletico Madrid ini setelah 12 bulan yang brilian…

Kelahiran kembali Atletico Madrid di bawah asuhan Diego Simeone adalah salah satu hal paling menyenangkan di sepakbola era modern saat ini, dengan lini depan yang dihuni oleh nama-nama hebat seperti Radamel Falcao, Diego Costa, dan Antoine Griezmann, sementara pemain-pemain seperti Arda Turan dan Koke menjadi pengatur permainan di belakang mereka.

Tetapi bukan kemampuan Atleti dalam mencetak gol ke gawang lawan lah yang paling mencuri perhatian dalam era baru mereka ini; alih-alih, adalah keinginan mereka yang luar biasa besar untuk membuat bola tidak masuk ke dalam gawang mereka. Dan di jantung proses ini adalah seorang pemain yang bisa dengan mudah mengklaim sebagai bek terkonsisten di Eropa selama tiga tahun terakhir jika bukan yang terbaik.

Bahwa reputasi Diego Godin tidak terlalu mendunia mungkin menjadi bukti bahwa sejarah - atau setidaknya sebagian besar dari sejarah - ditulis oleh para pemenang. Jika saja salah satu atau kedua final Liga Champions yang ia jalani, atau perebutan gelar juara La Liga musim lalu yang ditentukan di hari terakhir berjalan berbeda, mungkin kita akan membicarakan soal lini pertahanan luar biasa yang memenangi gelar besar, dan menyandingkannya dengan nama-nama seperti Alessandro Nesta atau Nemanja Vidic.

Pondasi yang solid

Selama empat musim itu, pemain Uruguay ini selalu tampil di jantung pertahanan tim asuhan Simeone

Dengan kondisi saat ini, ia harus puas berstatus sebagai pemain bertahan di tim yang sendirian merusak - dan untuk satu musim, menghancurkan - duopoli paling kuat yang pernah dilihat Eropa. Bahwa Atletico bisa menantang gelar juara pada 2014 lalu adalah sebuah pencapaian hebat; bahwa mereka bisa memepertahankan tempat mereka di puncak klasemen sambil mencapai dua final Liga Champions, itu adalah luar biasa.

Pengaruh Godin dalam pencapaian ini tidak boleh dikecilkan. Selama tiga dari empat musim terakhir, Atletico kebobolan lebih sedikit gol daripada tim lainnya di La Liga (di satu musim lainnya mereka kebobolan kedua tersedikit), tren yang mencapai puncaknya di musim lalu, ketika mereka hanya kebobolan 18 gol dan mencatatkan 24 clean sheet.

Selama empat musim itu, pemain Uruguay ini selalu tampil di jantung pertahanan tim asuhan Simeone, tak pernah mencatatkan di bawah 40 penampilan dan (mungkin yang lebih penting), juga menjadi perwakilan bek tengah Amerika Selatan di manapun mereka berada dengan mencatatkan total 50 kartu kuning.

Luar biasa dalam bertahan

Ia sangat bagus di udara, tajam saat melakukan tekel, dan sering mencetak gol vital

Tubuhnya yang kurus dan terlihat ringkih dengan rambut yang mulai berkurang tak memberikan impresi sedikitpun bahwa ia adalah seorang olahragawan elit, dan fakta ini membuat kita semakin puas ketika menyadari bahwa Godin benar-benar seperti itu. Kualitas defensifnya hampir tanpa cacat: ia sangat bagus di udara, tajam saat melakukan tekel, dan sering mencetak gol vital.

Dan meski ia kurang disorot, ia tidak kurang dihargai: dalam enam bulan terakhir, ia telah menerima penghargaan olahraga tertinnggi di Uruguay dari parlemen negaranya di Montevideo, mendapatkan gelar bek terbaik di La Liga, dan menjadi kandidat Ballon d'Or.

Seperti pemain-pemain lainnya di Atletico, Anda akan merasa ia sangat berhutang pada manajernya atas peningkatan pesat yang ia alami. "Kami sangat mempercayainya," kata Godin soal Simeone. "Ia memberikan jalan bagi kami dan kami akan pergi bersamanya sampai mati. Seperti itulah Anda bisa meraih berbagai hal."

Diego Godin

Godin merupakan perwujudan sempurna Atletico ala Simeone

Daftar lengkap #FFT100

100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-26 • 25 • 24 • 23 • 22 • 21• 20 • 19 • 18 • 17 • 16 • 15 • 14 • 13 • 12 • 11 • 10 • 9 • 8 • 7 • 6 • 5 • 4 • 3 • 2 • 1

100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo