100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo: No.24 – Philipp Lahm

Greg Lea membicarakan 12 bulan yang brilian bagi kapten Bayern Munich ini…

Jamie Carragher mungkin pernah berkata bahwa “tidak ada yang mau menjadi seorang full-back saat masih anak-anak”, namun sepertinya cukup aman untuk menyatakan bahwa pemain-pemain muda di seluruh dunia tidak akan protes jika menjalani karir sesukses Lahm.

Kapten Bayern Munich ini memenangi delapan gelar liga, tujuh turnamen domestik, Liga Champions, dan Piala Dunia sepanjang karir gemilangnya; pemain 33 tahun ini baru-baru saja menolak kemungkinan untuk pensiun di ujung musim ini, namun koleksi medali yang ia miliki bahkan sudah cukup untuk mengalahkan sebagian besar rekan-rekannya jika ia pensiun satu dekade silam.

Tahun 2016 milik Lahm dimulai dengan kemenangan 2-1 Bayern menghadapi Hamburg, yang merupakan satu dari 25 kemenangan di mana ia terlibat di sepanjang tahun ini. Gelar terakhir yang diklaim Bavarians di musim semi membawa bek kanan ini berada di posisi yang sama dengan mantan rekan satu timnya, Mehmet Scholl, Bastian Schweinsteiger, dan Oliver Kahn, sebagai pemain dengan gelar Bundesliga paling banyak sepanjang sejarah divisi ini, dan Lahm masih sama pentingnya untuk Bayern, yang tampak secara rutin meraih piala setiap tahun.

Absennya di level internasional

Sangat bagus secara teknik dan cerdas secara taktik, full-back ini mampu berkontribusi dalam serangan dan pertahanan

Pelatih Jerman, Joachim Low, mungkin membayangkan apakah Euro 2016 akan berakhir dengan kesuksesan yang sama untuk sang juara dunia jika Lahm tidak memutuskan untuk pensiun di level internasional dua tahun sebelumnya: walaupun Joshua Kimmich tampil mengagumkan di luar posisi normalnya di bek kanan setelah percobaan gagal yang melibatkan Benedikt Howedes-nya Schalke, Jerman jelas merindukan pengalaman, kepemimpinan, dan ketenangan pemain yang mencatat 113 penampilan selama satu dekade sebagai anggota tim nasional.

Fakta bahwa masih banyak fans Die Mannschaft yang sangat ingin melihatnya kembali tampil di turnamen di Perancis memperlihatkan banyak hal tentang kualitas Lahm yang tak kunjung pudar. Sangat bagus secara teknik dan cerdas secara taktik, full-back ini mampu berkontribusi dalam serangan dan pertahanan, dan ia melakukannya dengan jarang membuat kesalahan untuk memberikan lawan ruang yang terlalu luas atau berada di luar posisinya di saat-saat kritis.

Menyusul penampilannya di lini tengah di bawah Pep Guardiola, Lahm cenderung tetap bermain di bek kanan pada tahun 2016, tapi pemahamannya atas pertandingan lah yang mungkin membuatnya menjadi kandidat utama yang akan mengisi posisi manapun jika Bayern dihantam krisis cedera di musim ini.

Menjelang akhir kariernya

Carlo Ancelotti – manajer ke delapan yang melatih Lahm di Allianz Arena –percaya pemain 33 tahun ini masih memiliki lebih banyak lagi energi dalam tubuhnya

Dengan masih begitu banyak yang bisa ia berikan, Lahm tentu tidak akan meninggalkan sepakbola dalam beberapa bulan ke depan, bukan? “Ia belum akan pensiun, saya jelas tidak percaya itu,” rekannya Javi Martinez menegaskan di November lalu, memberikan alasan untuk para fans Bayern di manapun menghela nafas lega. “Saya rasa ia masih memiliki sekitar empat tahun dalam dirinya.”

Bos terbaru klubnya, Carlo Ancelotti – manajer ke delapan yang melatih Lahm di Allianz Arena –percaya pemain 33 tahun ini masih memiliki lebih banyak lagi energi dalam tubuhnya. “Ia selalu yang pertama datang [saat latihan] dan yang terakhir pergi,” ungkap orang Italia ini dalam wawancara dengan Sport1 di bulan Agustus. “Saya yakin ia bisa bermain hingga ia berusia 39 tahun.”

Fans sepakbola di manapun – termasuk yang berusia di bawah 18 tahun – harus berharap Ancelotti benar soal ini.

Philipp Lahm, Pep Guardiola

Lahm mengangkat dua trofi lagi pada tahun 2016 ini

Daftar lengkap #FFT100

100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-26 • 25 • 24 • 23 • 22 • 21• 20 • 19 • 18 • 17 • 16 • 15 • 14 • 13 • 12 • 11 • 10 • 9 • 8 • 7 • 6 • 5 • 4 • 3 • 2 • 1

100 Pemain Sepakbola Terbaik Dunia 2016 Versi FourFourTwo