100 Pesepakbola Terhebat Sepanjang Masa versi FourFourTwo: 30-21

Pemain terhebat di pertengahan 2000an, kiper palng mengintimidasi di abad 20, dan pahlawan Inggris ada di urutan selanjutnya dalam daftar 100 pesepakbola terhebat sepanjang masa FFT!

30. Lothar Matthaus

Lothar Matthaus

Kenapa ia berada di daftar ini?

Sebagai gelandang serbabisa yang mengkombinasikan kekuatan dan kemampuan teknis tanpa mengorbankan salah satunya, Matthaus adalah titik kekuatan di lini tengah timnya dan dinilai oleh Diego Maradona sebagai lawan terberatnya.

Masa keemasannya bertepatan dengan era dominasi Jerman di sepakbola Eropa pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Dalam periode itu, ia meraih 13 trofi bergengsi level klub, medali Piala Dunia, dan Piala Eropa, dan juga - untuk melengkapi semua trofinya itu - Ballon d'Or pada tahun 1990.

Pencapaian terbaik
Mengapteni tim Jerman Barat yang luar biasa ketika mereka menjuarai Piala Dunia 1990, dan mencetak dua gol individu saat menghadapi Yugoslavia di laga pembuka.

Oleh: Alex Hess

29. Raymond Kopa

Raymond Kopa

Kenapa ia berada di daftar ini?

Anak imigran Polandia yang merupakan playmaker tangkas dan lincah ini menjadi pahlawan Prancis di Stade de Reims, dan menciptakan kerja sama yang sempurna bersama Just Fontaine. Penampilan elegannya bersama Prancis saat melawan Spanyol (Marca menjulukinya Little Napoleon) menarik perhatian pencari bakat Real Madrid, di mana, bersama Ferenc Puskas, ia memenangi tiga Piala Champions.

Kepulangannya ke Reims juga sangat sukses, di mana Kopa menambahkan dua gelar liga lagi ke lemari pialanya.

Pencapaian terbaik
Kopa mendapatkan kehormatan dengan menjadi pemain Prancis pertama yang mengangkat trofi Piala Champions saat Real mengalahkan Fiorentina di final 1957.

Oleh: Jon Spurling

28. Socrates

Socrates

Kenapa ia berada di daftar ini?

Mungkin dia adalah ikon bohemian terbesar dalam sejarah sepak bola, pemikir yang mendalam di semua bidang kehidupan dan seorang gelandang hebat dari salah satu tim Brasil terbaik yang pernah ada. Selain sangat berbakat dan bisa membaca permainan lebih cepat dari pemain lainnya, dia juga berprofesi sebagai dokter anak.

Dia juga membuat tendangan tumit buta menjadi ciri khasnya - Pele pernah mengatakan bahwa Socrates bisa bermain bertahan lebih baik ketimbang kebanyakan pemain menyerang. Di luar lapangan, dia menentang pemerintahan militer Brasil dan memimpin gerakan demokrasi di Corinthians.

Pencapaian terbaik
Pesepakbola cerdas ini merepresentasikan kehebatan seluruh generasi pesepakbola di Brasil dengan performanya pada Piala Dunia 1982 dan 1986.

Oleh: Marcus Alves

Pages