100 Pesepakbola Terhebat Sepanjang Masa versi FourFourTwo: 80-71

74. Josef Masopust

 Josef Masopust

Kenapa ia berada di daftar ini?
Masopust adalah pemain yang menunjukkan fair play lebih baik dari siapapun. Saat Pele cedera dalam pertandingan melawan Ceska di Piala Dunia 1962, tapi harus tetap bermain, pemain tengah ini menolak untuk melakukan tekel terhadapnya. Superstar Brasil ini kaget dengan kebaikan hati semacam ini dan hal itu membuatnya selalu mengagumi Masopust, sementara Eusebio mengklaim ia merasa inferior saat bermain melawannya.

Ia adalah pemain yang sangat serba bisa; ia bisa "bermain biola dan mencuci piring", memenangi perebutan di lapangan, mendistribusikannya dengan baik, dan melewati lawan dengan sangat baik. Ia meraih delapan gelar Liga Ceska bersama Dukla Prague.

Titik tertinggi dalam Karir
Masopust membawa Ceska ke final Piala Dunia pada tahun 1962, menciptakan gol pembuka dalam kekalahan 1-3 dari Brasil, dan meraih Ballon d'Or tahun itu.

Words: Michael Yokhin

73. Omar Sivori

Omar Sivori

Kenapa ia berada di daftar ini?
Pemain yang sangat cepat dan punya kemampuan menghilang ke ruang kosong ini berhasil menjuarai Liga Argentina dua kali bersama River Plate di pertengahan 50an, sebelum pindah ke Juventus dengan label harga termahal dunia saat itu: £91.000.

Bersama John Charles dan Giampiero Boniperti (yang kemudian dijuluki 'Magical Trio'), El Cabezon (atau Si Kepala Besar) menciptakan banyak gol yang membantu timnya meraih tiga gelar Scudetto antara tahun 1957 hingga 1961. Ia juga menciptakan gol penentu kemenangan saat Si Nyonya Tua menjadi klub Italia pertama yang menang di Santiago Bernabeu. Pada tahun 1961, ia meraih gelar Pemain Terbaik Eropa. Sesuatu yang sangat layak ia dapatkan.

Titik tertinggi dalam Karir 
Pada bulan Juni 1961, Sivori menciptakan enam gol yang memecahkan rekor dalam kemenangan 9-1 melawan Inter, dan Juventus pun kembali meraih Scudetto.

Oleh: Jon Spurling