11 Calon Bintang Sepak Bola Asia Tenggara Yang Bermain di SEA Games

Filipina – Arnel Amita

Pemain lini tengah berusia 20 tahun ini adalah salah satu kembang api terang dalam tim Azkals yang melemah karena menarik banyak pemain kunci mereka dalam persiapan untuk kualifikasi Piala Dunia mendatang.
 
Tim Filipina akan tergantung pada pemain muda untuk bertanding dan Amita akan memiliki kesempatan untuk  menjadi pusat perhatian dan menampilkan gerak kaki dan teknik yang bagus. Amita, yang dijuluki "Juninho" oleh pelatih tim U22, Jim Fraser, saat ini bermain untuk Manila Jeepney Football Club.

Brunei – Faiq Jefri Bolkiah

Dengan pengalaman bermain di Arsenal, Reading dan tim muda Chelsea, Faiq Jefri Bolkiah telah menjadi salah satu pemain yang paling terkenal di Brunei. Selain itu ia adalah keponakan dari Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah.
 
Pada usia yang baru 17 tahun, Bolkiah sudah mengapteni tim Brunei SEA Games dan saat ini bermain untuk di tim Chelsea U-18. Diberkati dengan kecepatan dan kontrol bola yang rapi, Bolkiah akan membantu timnya bangkit kembali dari kekalahan 6-0 dalam pertandingan pertama melawan Vietnam.

Faiq Jefri Bolkiah. Sumber: Singapore SEA Games Organising Committee/ Action Images via Reuters

Myanmar – Si Thu Aung

Mahir baik dalam pertahanan dan menyerang, full-back Si Thu Aung adalah salah satu bintang muda tim Myanmar dalam kompetisi ini. Anak muda yang ambisius mmuncul sebagai remaja 16 tahun yang membuktikan dirinya baik di tingkat klub dan nasional - bermain di U-20, U-23 dan juga untuk Tim Nasional Senior.
 
Tahun lalu, pemain yang kini berusia 18 tahun membuat permintaan untuk ditransfer dari Yangon United ke juara bertahan Liga Nasional Myanmar, Yadanarbon FC, karena ingin mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Percaya diri dan nyaman saat menguasai bola, anak muda serba bisa ini juga bisa bermain di lini tengah jika dibutuhkan.