Analisa

11 Pemain ASEAN yang Pantas Bermain di Thai Premier League

Thai Premier League akan menjalankan peraturan baru satu pemain ASEAN di setiap klub mulai tahun 2017 nanti, dan para penulis FourFourTwo Thailand percaya pemain-pemain ini cukup bagus untuk liga mereka...

We are part of The Trust Project What is it?

Dengan peraturan baru menyebut bahwa setiap tim di Liga Premier Thailand harus memiliki setidaknya satu pemain ASEAN mulai tahun 2018 dan seterusnya – klub akan diminta untuk memiliki setidaknya satu di 2017 namun tidak akan diwajibkan – klub-klub Thailand akan mencari calon pemain yang sesuai.

AFF Suzuki Cup kali ini akan menjadi panggung paling tepat untuk para pemain ini masuk ke radar para pemandu bakat, namun sebelumnya, para penulis FourFourTwo Thailand sudah menandai beberapa pemain yang kemungkinan akan masuk daftar incaran.

Inilah 11 pemain yang kemungkinan bisa bermain di Thailand dalam dua tahun ke depan.

Javier Patino

Patino sudah tidak perlu membuktikan diri lagi di Thailand sebenarnya, setelah dikenal sebagai salah satu striker terbaik yang pernah bermain di liga ini.

Setengah Spanyol dan setengah Filipina, Patino dikenal saat ia bermain untuk Buriram dalam ‘Burirona Era’. Bergabung dengan Thunder Castle di tahun 2013, sang striker membantu Buriram meraih kembali gelar liga yang direbut oleh SCG Muangthong United di tahun 2012.

Kedatangannya di Thailand pun diumumkan dengan sangat baik, dengan dua gol ia cetak saat menghadapi Muangthong.

Ia melanjutkan penampilan bagusnya dan menciptakan 14 gol dari 20 pertandingan untuk finis di posisi keempat dalam daftar pencetak gol tahun itu, walaupun ia diganggu cedera.

Penampilannya kemudian menarik perhatian Henan Jianye, yang menghabiskan 40 juta Baht ($1,14 juta AS) untuk mendatangkannya.

Orang Filipina ini menciptakan 11 gol dari 27 pertandingan di musim pertamanya dengan Henan Jianye FC dan menciptakan 17 gol dari 50 laga tahun ini.

Palino sudah menyebutkan di depan publik bahwa ia senang untuk terus bertahan di Tiongkok, namun tidak akan menutup kemungkinan untuk kembali ke Thailand.

Di usia 28 tahun, striker Azkals ini akan sesuai dengan peraturan kuota ASEAN dan tidak akan kekurangan peminat jika ia benar-benar ingin kembali nanti, tapi FFT Thailand percaya ia sebenarnya cukup bagus untuk dimasukkan dalam kategori pemain Asia.

Pages