Analisa

11 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2018

Dari bek Spanyol yang sudah punya banyak gelar hingga playmaker milik Polandia, dan juga beberapa pemain Jerman - para pemain ini tiba di Rusia dengan ekspektasi yang tinggi – tapi mereka gagal memenuhi ekspektasi tersebut

We are part of The Trust Project What is it?

Kiper: David de Gea (Spanyol)

Penggemar Premier League pastinya sudah cukup familiar dengan performa De Gea yang luar biasa konsisten. Sampai-sampai, kesalahannya yang membuat Cristiano Ronaldo mencetak gol kedua dari tiga golnya dalam pertandingan Spanyol melawan Portugal yang berakhir imbang 3-3 itu jadi sebuah kejutan. Ia melakukan blunder.

Oke. Bisa dibilang itu memang satu-satunya kesalahan besar yang dibuatnya. Setelahnya De Gea tak banyak beraksi di sepanjang pertandingan La Roja melawan Iran, Maroko, dan Rusia. Namun pemain Manchester United ini dianggap tak dalam kondisi terbaiknya, dan dia juga dikritik oleh pers Spanyol karena gagal menyelamatkan empat tembakan penalti yang ia hadapi dalam babak 16 besar melawan tuan rumah.

Bek Kanan: Joshua Kimmich (Jerman)

Memang agak sedikit tak adil memasukkan Kimmich dalam kesebelasan ini, tapi tak bisa dipungkiri kalau ia gagal meningatkan reputasinya yang bagus selama di Rusia. Bek kanan ini terus menerus terlambat turun untuk bertahan dalam kekalahan 1-0 dari Meksiko yang menjadi awal dari petaka Jerman. Hal tersebut membuat Hirving Lozano berulang kali bisa memanfaatkan ruang yang Kimmich tinggalkan dalam pertandingan itu.

Penampilan Kimmich membaik saat melawan Swedia dan Korea Selatan, tapi kontribusinya dalam penyerangan dan juga pertahanan berada di bawah level yang biasa kita lihat.

Bek Tengah: Gerard Pique (Spanyol)

Berita utama setelah hasil imbang 3-3 antara Portugal dan Spanyol memang didominasi oleh trigol Cristiano Ronaldo dan juga penampilannya yang luar biasa. Tapi, satu fakta lain yang tak bisa dilupakan dari pertandingan itu adalah kesalahan-kesalahan yang dibuat Pique.

Bek Barcelona itu tampil lebih meyakinkan saat kemenangan 1-0 atas Iran, tetapi ia beruntung terhindar dari kartu merah setelah melakukan tekel yang kasar saat melawan Maroko. Tapi kemudian, Pique lah yang memberikan penalti dengan handball yang tak bisa dijelaskan dalam kekalahan Spanyol di babak 16 besar.

Bek Tengah: Jerome Boateng (Jerman)

Boateng dan mitranya di bagian belakang, Mats Hummels, menerima banyak kritik setelah kekalahan 1-0 melawan Meksiko. Namun, masalah utama Jerman dalam pertandingan itu sebenarnya terletak di posisi lain, sementara para bek tengah Jerman dibiarkan berulang kali terekspos di laga tersebut.

Tapi, Boateng tidak memiliki alasan seperti itu lagi saat melawan Swedia. Pemain Bayern Munich ini tampil buruk dan pantas menerima kartu merah di babak kedua setelah pelanggarannya terhadap Marcus Berg. Pengambilan posisi yang sangat buruk dan sering ceroboh saat menguasai bola membuatnya dengan mudah memberikan penalti dini kepada tim lawan karena pelanggaran terhadap Berg tersebut.