Analisa

11 Pemain Tak Terlihat yang Menjadi Sosok Kunci Permainan Timnya

Guti, Real Madrid

Mungkin hanya pemain yang sering mencetak gol atau pemain flamboyan yang menjadi tajuk utama media dunia, tetapi 11 pemain ini adalah kunci dari kesuksesan timnya...

We are part of The Trust Project What is it?

Colin Boulton (Kiper)

Pemain yang lahir di Cheltenham ini hanya memiliki tinggi 180 cm ini meraih 23 clean sheets dalam meraih kesuksesan pertama the Rams.

Boulton adalah satu-satunya orang yang bermain di semua pertandingan Derby saat mereka meraih dua gelar liga pada musim 1971/72 dan 1974/75, tapi Anda pasti tak pernah mendengar namanya sebelum kami sebut. Bruce Rioch, Colin Todd, Kevin Hector dan Alan Hinton menjadi nama yang sering dipuji di atas lapangan, dimana manajer Brian Clough dan Dave Mackay menjadi nama yang mendapat pujian.

Tetapi tanpa Boulton, mereka akan sulit untuk merengkuh kesuksesan: pemain yang lahir di Cheltenham ini hanya memiliki tinggi 180 cm ini meraih 23 clean sheets dalam meraih kesuksesan pertama the Rams.

Colin Boulton

Aksi Boulton saat Derby melawan QPR tahun 1976

Kevin Grosskreutz (Bek Kanan)

Manajer Liverpool ini kala itu, akan menjadikannya sebagi pemain serbabisa, dirinya akan menjadi bek sayap ataupun gelandang sayap.

Sebelum ia terlibat pertikaan di sebuah bar dan dipecat oleh Stuttgart, Grosskreutz adalah pemain andalan Juergen Klopp saat krisis cedera terjadi di Borussia Dortmund. Jika pemain seperti Marco Reus, Mario Gotze atau Jakob Blasczykowski mendapat cedera, Klopp akan menjadikannya sebagi pemain serbabisa, dirinya akan menjadi bek sayap ataupun gelandang sayap.

Ketika Klopp memiliki semua pemain dalam kondisi bugar, Grosskreutz akan tampil reguler dan masuk sebagai pemain pengganti untuk menutup pertandingan.

Kevin Grosskreutz

Klopp sangat mempercayai Grosskreutz ketika masih di Dortmund

Javier Mascherano (Bek Tengah)

Dirinya bukan lagi pilihan utama di Barca saat ini, namun ia selalu menampilkan permainan solid dan kokoh dalam karirnya, baik saat menjadi bek tengah, bek sayap atau di pusat permainan di lini tengah.

Tapa kehadiran Javier Mascherano, Barcelona kalah 0-4 dari Paris Saint Germain bulan lalu. Namun pemain Argentina itu hadir di leg kedua dan membuktikan pada timnya bahwa lini belakang mereka aman dan memastikan kemenangan 6-1 yang bersejarah bagi mereka.

Lionel Messi mungkin bisa memenangi gelar sepatu emas pada Piala Dunia 2014, tapi banyak perbincangan bahwa dia bukanlah pemain terbaik Argentina di Brasil. Mascherano tampil luar biasa membantu Albiceleste hingga ke final, selalu bersemangat di seluruh penjuru lapangan di setiap pertandingan kala ia tampil.

Dirinya bukan lagi pilihan utama di Barca saat ini, namun ia selalu menampilkan permainan solid dan kokoh dalam karirnya, baik saat menjadi bek tengah, bek sayap atau di pusat permainan di lini tengah.

Pages