11 Penyelamatan Terbaik Sepanjang Masa: Schmeichel, Reina, Neuer, dan Banyak Lagi

Tim Ellis dari FFT memilih penyelamatan terbaik dalam sejarah sepakbola...

11. Pepe Reina, Liverpool 3-3 West Ham, Final Piala FA, 2006

Pejaga gawang Spanyol itu sendiri mengakui bahwa itu merupakan penyelamatan terbaiknya, terutama mengingat pentingnya laga itu

Reina adalah kiper utama pilihan Rafa Benitez untuk menggantikan pahlawan Istanbul, Jerzy Dudek, menjelang musim 2005/06. Mantan penjaga gawang Villarreal itu dielu-elukan sebagai "penjaga gawang terbaik di Spanyol" oleh Benitez tapi kemudian membuat kesalahan di semifinal Piala FA melawan Chelsea. Ia kemudian membuat dua kesalahan lagi dalam laga final di Wembley, di mana ia tidak sempurna menangkap tembakan Yossi Benayoun hingga membuat Dean Ashton berhasil mencetak gol dan kemudian salah mengantisipasi umpan silang Paul Konchesky yang melambung di atas kepalanya dan masuk ke gawang.

Tapi, dia berhasil menebusnya kemudian, ketika hanya dua menit menjelang akhir perpanjangan waktu dan kedudukan 3-3, Reina dengan luar biasa menepis sundulan Nigel Reo-Coker. Pejaga gawang Spanyol itu sendiri mengakui bahwa itu merupakan penyelamatan terbaiknya, terutama mengingat pentingnya laga itu sendiri. Tiga penyelamatan di babak adu penalti berikutnya membuat Liverpool mengangkat trofi Piala FA untuk ketujuh kalinya.

Reina menepis sundulan Reo-Coker

10. Tim Flowers, Blackburn 1-0 Newcastle, Premier League, 1995

Seperti orang kesurupan, ia melompat ke kanan untuk membelokkan tembakan Peter Beardsley

Blackburn butuh kemenangan dalam laga ini untuk memastikan mereka bisa menentukan nasib mereka sendiri jelang laga terakhir yang menentukan pada musim 1994/95, di mana mereka bersaing dengan Manchester United untuk merebut gelar juara. Sir Alex Ferguson telah memulai perang kata-kata, ketika ia mempertanyakan apakah pasukan Kenny Dalglish memiliki kualitas untuk menjadi juara.

Tim Flowers menganggap komentarnya sebagai penghinaan pribadi dan, seperti orang kesurupan, ia melompat ke kanan untuk membelokkan tembakan Peter Beardsley sebelum babak pertama berakhir dalam laga kontra Newcastle.

"Jangan bicara tentang kualitas pada saya," katanya kepada Sky Sports setelah laga itu. "Jangan bicara pada saya tentang kualitas, karena itu kualitas yang ada di luar sana. Itu pemain berkualitas di luar sana, memberikan segalanya... kami akan bertempur sampai mati, karena kami memiliki kualitas ... yang bisa kami katakan adalah kami akan memberikan persis apa yang kami berikan saat ini, apa yang sudah kami berikan sepanjang musim, dan itu adalah kualitas 100%."

 

Lihat video di atas dari 0'29"

9. Manuel Neuer, Arsenal 2-0 Bayern Munich, Liga Champions, 2015

Arsenal mendominasi di babak pertama pertandingan penyisihan grup Liga Champions ini, tapi Neuer merupakan tembok kokoh di depan gawang Bayern. Momen terbaik datang ketika ia menepis sundulan Theo Walcott dari jarak 5,5 meter; Walcott begitu yakin bola itu masuk hingga dia berbalik badan untuk melakukan selebrasi. Aksi penyelamatan heroik Neuer membuat Twitter heboh, dengan Pepe Reina dan Kasper Schmeichel menyatakan kekaguman mereka.

Neuer menggagalkan sundulan Walcott

8. Jim Montgomery, Sunderland 1-0 Leeds, Final Piala FA, 1973 

Penyiar BBC David Coleman dan Brian Moore di ITV mengklaim dalam siaran langsung TV bahwa itu adalah gol penyeimbang sebelum mengoreksi pernyataan mereka

Ian Porterfield memenangi laga final bersama tim Divisi Dua, Sunderland, melawan rakasa Divisi Satu, Leeds.  Laga ini akan diingat berkat aksi penyelamatan ganda kiper The Black Cats, Jim Montgomery, yang menghentikan sundulan Trevor Cherry dari jarak 5,5 meter dan kemudian menepis tembakan Peter Lorimer, yang memanfaatkan bola rebound, ke arah mistar gawang.

Penyiar BBC David Coleman dan Brian Moore di ITV mengklaim dalam siaran langsung TV bahwa itu adalah gol penyeimbang sebelum mengoreksi pernyataan mereka. Lorimer menyatakan: "Don [Revie] mengatakan ia rentan dengan tembakan dari jarak 18-27 menter karena ia memiliki penglihatan yang buruk, tapi ia memiliki reaksi yang bagus untuk tendangan jarak dekat dan brilian di kotak penalti. Don benar."

7. Jerzy Dudek, Liverpool 3-3 Milan, Final Liga Champions, 2005

Setelah menepis sundulan Shevchenko dari jarak tujuh meter, ia masih berhasil membelokkan tembakan rebound dengan refleks yang lebih tajam

"Pria Polandia Besar di Bawah Mistar Kami" adalah julukan untuk Jerzy Dudek, yang kerap mempertontonkan aksi brilian dan kecerobohan dalam jarak beberapa detik. Namun, ia memberikan penampilan luar biasa dalam laga terakhirnya sebagai kiper utama Liverpool.

Lupakan aksi penyelamatan di adu penalti. Penyelamatan ganda Dudek untuk menghentikan aksi Andriy Shevchenko dua menit sebelum babak tambahan berakhir sudah cukup untuk menempatkan namanya dalam sejarah Liverpool. Setelah menepis sundulan pemain Ukraina itu dari jarak tujuh meter, ia masih berhasil membelokkan tembakan rebound dengan refleks yang lebih tajam.

Dudek membuat keajaiban terus berlangsung

6. David Seaman: Arsenal 1-0 Sheffield United, Semifinal Piala FA, 2003

Dia kehilangan keseimbangan, harus mundur dan masih bisa menyentuh bola. Dia pasti punya sekop di tangannya

- Peter Schmeichel

Laga semifinal Piala FA di Old Trafford ini adalah penampilan ke-1000 Seaman dalam pertandingan kompetitif, sebuah momen yang ia rayakan dengan cara yang luar biasa.

Tim asuhan Arsene Wenger unggul 1-0 berkat gol babak pertama Freddie Ljungberg, tetapi kewalahan menghadapi lawan mereka dari Divisi Championship, Sheffield United. Enam menit sebelum laga berakhir, Paul Peschisolido menyontek tembakan Carl Asaba ke arah gawang, namun entah bagaimana Seaman berhasil menepisnya dengan satu tangan dan membuang bola menjauh.

Peter Schmeichel terkesan, "Itu luar biasa. Dia kehilangan keseimbangan, harus mundur dan masih bisa menyentuh bola. Dia pasti punya sekop di tangannya. Luar biasa."

Seaman hanya berkata, "Saya senang dengan yang penyelamatan yang ini. Tidak buruk untuk kiper 39 tahun, bukan begitu?"

Seaman seperti mengalahkan hukum alam

5. Peter Schmeichel, Rapid Vienna 0-2 Manchester United, Liga Champions, 1996 

Wagner menyundul bola ke bawah dengan keras namun Schmeichel menjatuhkan dirinya untuk menepis bola ke atas mistar dengan satu tangan

Penyelamatan Schmeichel dalam laga penyisihan grup Liga Champions ini mirip dengan aksi terkenal Gordon Banks untuk menghentikan tembakan Pele di Piala Dunia 1970, yang juga berada dalam daftar ini. Striker Rapid Vienna, Rene Wagner,  menyundul bola ke bawah dengan keras namun Schmeichel menjatuhkan dirinya untuk menepis bola ke atas mistar dengan satu tangan.

Setahun kemudian, Schmeichel bertemu Banks untuk membahas aksi penyelamatan mereka. "Dia mengatakan peyelamatan saya lebih baik," kata Schmeichel. "Saya tahu dia bersikap sopan tapi mendengar dia mengatakan itu adalah hal yang menggembirakan."

4. Jens Lehmann, Manchester United 0-1 Arsenal, Premier League, 2006

Wajah pemain Norwegia itu tampak terkejut atas penyelamatan Seaman.

Lehmann adalah pemain kunci dari skuat The Invincibles Arsenal yang tak terkalahkan di musim 2003/04, dan ia membuktikan bahwa ia masih handal tiga musim kemudian dengan melakukan aksi penyelamatan menawan untuk menggagalkan peluang Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford.

Dengan Arsenal memimpin 1-0 di menit ke-86, kiper Jerman itu menjatuhkan diri ke sisi kanan untuk menepis  tembakan kaki kiri khas Solskjaer ke tiang jauh. Wajah pemain Norwegia itu tampak terkejut atas penyelamatan Seaman.

Solskjaer tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya

3. Craig Gordon, Sunderland 1-0 Bolton, Premier League, 2010

Saya berhasil membelokkan bola ke atas dan membuatnya sedikit berputar, yang entah bagaimana berhasil membuat bola ke atas mistar

Kiper Sunderland Craig Gordon menjadi kiper Inggris termahal saat ia bergabung dengan The Black Cats dengan harga £9 juta pada tahun 2007. Dia gagal memenuhi ekspektasi di Stadion of Light, namun penyelamatan satu tangan dari peluang Zat Knight ini dianugerahi 'Penyelamatan Terbaik' dalam penghargaan untuk merayakan 20 tahun Premier League pada tahun 2012.

"Pada saat itu saya tidak benar-benar tahu bagaimana saya berhasil menepis bola dan membelokkanya ke mistar," katanya. "Saya berhasil membelokkan bola ke atas dan membuatnya sedikit berputar, yang entah bagaimana berhasil membuat bola ke atas mistar." 

2. Gregory Coupet, Barcelona 2-0 Lyon, Champions League, 2001

Ini adalah penyelamatan ganda dengan kecepatan berpikir dan pergerakan yang mengagumkan dan bisa dimaklumi jika pemain Barcelona terlanjur melakukan selebrasi mencetak gol

Ini adalah penyelamatan ganda dengan kecepatan berpikir dan pergerakan yang mengagumkan dan bisa dimaklumi jika pemain Barcelona terlanjur melakukan selebrasi mencetak gol.

Setelah melakukan kesalahan dalam bakcpass, Coupet terpaksa berlari mundur  ke belakang dan memantulkan bola ke mistar gawangnya sendiri untuk menghindari tendangan bebas; kiper Lyon itu kemudian berdiri tepat waktu untuk melakukan penyelamatan luar biasa demi menghentikan sundulan Rivaldo.

David James berkomentar: "Bagi saya itu adalah yang penyelamatan terbaik karena melibatkan begitu banyak komponen yang berbeda. Secara pribadi saya bisa merinding hanya dengan melihat siaran ulangnya."

Coupet mencegah terjadinya gol bunuh diri lalu menggagalkan usaha Rivaldo 

1. Gordon Banks, England 0-1 Brazil, Piala Dunia, 1970

Penyelamatan Gordon Banks mungkin belum tertandingi dalam 46 tahun terakhir. Itulah yang terjadi ketika Anda menghentikan pemain terbaik dunia dengan penyelamatan yang menginspirasi para kiper.

Pele menerima umpan silang Jairzinho dari sayap kanan dengan menyundulnya ke bawah yang tampaknya akan menjadi gol. Tapi, Banks punya skenario lain.

"Saya mengetahui dalam sesi latihan menembak bahwa kadang-kadang bola akan terpantul lebih cepat pada pantulan pertama dan lebih tinggi," kata mantan pemain Stoke dan Leicester itu. "Inilah yang membantu saya membuat penyelamatan itu karena saya mampu mengantisipasi bahwa bola akan terpantul dengan cepat dan saya bisa membuangnya ke atas."

Banks bahkan tidak menilai penyelamatan itu sebagai penyelamatan terbaiknya, dia memilih keberhasilannya menghentikan tembakan penalti Geoff Hurst di semifinal Piala Champions 1972 melawan West Ham. Kebanyakan kiper hanya bisa bermimpi membuat satu dari dua penyelamatan sebagus itu.

More best-of lists on FourFourTwo.com