13 Anak Pesepakbola Terkenal yang Bisa Mengikuti Jejak Ayahnya

Mempunyai ayah seorang pemain profesional membantu Anda untuk mendapatkan kesempatan, bukan? Greg Lea melihat beberapa keluarga dengan gen sepakbola...

1. Justin Kluivert

Remaja terbaru milik Ajax adalah Kluivert yang berusia 17 tahun, yang menjadi starter di pertandingan menghadapi ADO Den Haag yang berakhir dengan kemenangan 3-0 setelah tampil dari bangku cadangan di dua pertandingan sebelumnya. Sayap kanan ini sudah membela Belanda di level U15 hingga U18 sejauh ini, dan terlihat berada di posisi yang cukup bagus untuk masuk di dalam Ajax dalam waktu dekat di masa mendatang.

Tetap saja, ia akan punya pekerjaan berat untuk menyamai ayahnya, yang menciptakan gol kemenangan di final Liga Champions menghadapi Milan di tahun 1995, saat masih berusia 18 tahun. Ayaaaah.

2. Giovanni Simeone

Saat Diego berusaha mendapatkan kejayaannya bersama Atletico Madrid, anaknya, Giovanni, sekarang menjadi bintang di Serie A setelah bergabung dengan Genoa dari River Plate pada bulan Agustus silam. Gio, top skorer di South American Youth Championship pada tahun 2015, sudah menciptakan 10 gol dari 20 penampilannya di liga bersama Grifone –termasuk dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Juventus di bulan November. Sama seperti ayahnya, sepertinya.

3. Leroy Sane

Tidak seperti banyak nama lainnya yang ada di daftar ini, Sane tidak perlu terlalu banyak diperkenalkan. Penyerang Manchester City ini meluncur ke ketenaran sebagai salah satu pemain terbaik di Bundesliga, sebelum memastikan kepindahan seharga £37 Juta ke tim Pep Guardiola di musim panas kemarin. Ayahnya yang bernama Souleyman juga menghabiskan waktu di Jerman saat karirnya, dengan Freiburg, Nurnberg, dan Wettenscheid memanfaatkan jasa orang Senegal ini di tahun 1980an dan 1990an.

      

4. Rivaldinho 

Tidak butuh orang jenius untuk menebak siapa ayah dari Rivaldinho. Pemain 21 tahun ini mungkin tidak akan bisa menyamai apa yang pernah didapatkan gelandang menyerang Brazil dan Barcelona, Rivaldo –yang termasuk berhasil mendapatkan trofi Liga Champions, Copa America, dan Piala Dunia di daftar trofi yang ia menangi- namun tetap saja terlihat sudah mulai mengukir karier yang cukup bagus untuk dirinya sendiri. Ayah dan anak ini bahkan sempat menciptakan gol di laga yang sama pada tahun 2015, dengan kedua penyerang ini mencetak gol di kekalahan 3-1 Mogi Mirim dari Macae pada bulan Juli tahun itu.

Kariernya di tahun 2015 bersama tim Portugal, Boavista, tidak berjalan sesuai rencana, namun ia mendapatkan kesempatan untuk pindah ke Internacional pada bulan Mei 2016 dan berharap bisa menjalani musim yang baru yang lebih bagus lagi.

Pages