Analisa

15 Gol Terbaik Premier League di Era 90an

We are part of The Trust Project What is it?

5. David Beckham, Wimbledon vs Man United (1996)

Selhurst Park telah menjadi saksi beberapa gol Premier League yang menakjubkan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk gol tendangan voli luar biasa Dele Alli yang dilakukan sambil membalik badan, dan aksi ala Marco van Basten dari Pajtim Kasami untuk Fulham.

Namun yang paling berkesan di era Premier League tetaplah gol Beckham di awal kariernya saat melawan Wimbledon pada tahun 1996. Setelah melihat Neil Sullivan berada jauh dari garis gawangnya, pemain Manchester United itu melepaskan tendangan yang berani dari sisi lapangan timnya sendiri. Tendangan itu sangat akurat, terukur  dengan sempurna, dan membuat Sullivan berlari panik ke gawang dan melakukan usaha sia-sia untuk mencegah bola menukik di bawah mistar dan masuk ke gawang.

4. Dwight Yorke, Aston Villa vs Sheffield Wednesday (1993)

Gol di menit 2:21

Siapa yang tahu kalau Pep Guardiola pernah melatih Aston Villa di awal era ‘90an? Tapi tidak: sebenarnya Ron Atkinson lah orang yang ada di kursi manajer tuan rumah ketika Yorke mengakhiri pergerakan tim yang fantastis dalam kemenangan 2-0 atas Sheffield Wednesday di pertandingan perdana Premier League 1992/93, musim ketika Villans menjadi runner-up liga di belakang Manchester United.

Ray Houghton, Paul McGrath, Earl Barrett, Garry Parker dan Yorke terlibat dalam upaya Villa membangun serangan sebelum satu momen penting terjadi: aksi nutmeg yang cerdik dari Dean Saunders di lini tengah. Houghton kemudian menyapu bola ke Cyrille Regis, yang dengan satu sentuhan memberikan bola pada Kevin Richardson; kapten Villa itu kemudian meneruskan bola kepada Steve Staunton, sementara Yorke dengan sigap meneruskan umpan silang mendatar dari pemain Irlandia itu di tiang jauh. Kerja sama tim yang menghasilkan karya brilian. 

3. Eric Cantona, Man United vs Sunderland (1996)

Salah satu gol – dan selebrasi – paling ikonik dalam sejarah Premier League. Penyelesaian akhirnya saja, sebuah tendangan cungkil yang luar biasa melewati kepala Lionel Perez yang membuat bola sempat mencium tiang sebelum masuk ke gawang, sudah cukup brilian, tapi yang lebih hebat lagi adalah bagaimana Cantona juga terlibat dalam proses serangan.

Pemain Perancis itu menerima bola sambil membelakangi gawang di tengah lapangan, dan setelah enam sentuhan yang hebat, ia berhasil lolos dari penjagaan dua pemain lawan untuk mulai berlari menuju area penalti. Cantona kemudian bermain satu-dua dengan Brian McClair dan, dengan sangat tenang, membiarkan bola bergulir sedikit menjauh dari kakinya sebelum mengangkat bola ke pojok atas gawang di tiang jauh. Selebrasinya lalu merangkum semua aksi fantastis itu.

2. Dennis Bergkamp, Leicester vs Arsenal (1997)

Gol paling terkenal Bergkamp di Premier League adalah gol dengan gerakan berbalik-dan-menembak-nya yang fantastis saat melawan Newcastle pada tahun 2002, namun gol melawan Leicester ini – gol ketiganya dari hat-trick yang luar biasa – juga merupakan salah satu gol terbaik yang pernah tercipta di Premier League.

Pemain Belanda itu menyambut umpan lambung David Platt dengan elegan – ia bahkan tidak melihat ke belakang lagi untuk melihat ke mana arah bola namun tetap mampu menerimanya dengan sempurna. Sentuhan keduanya sama bagusnya, di mana ia menjauhkan bola dari Matt Elliott dengan kaki kirinya dan membuat The Iceman memiliki sudut pandang yang jelas ke gawang dari jarak lima yard – sebuah kesempatan yang tidak dia lewatkan, setelah menyesuaikan kakinya dengan cerdik.

1. Matt Le Tissier, Blackburn vs Southampton (1994)

Le Tissier adalah legenda Southampton dan pahlawan Premier League yang dikultuskan – tidak banyak pemain yang bermain di divisi teratas Inggris pada tahun ‘90an yang sangat menyenangkan untuk ditonton seperti Le Tissier.

Gol ke gawang Blackburn pada tahun 1994 ini mencontohkan kemampuan luar biasanya; gelandang yang selalu terlihat lesu ini nyaris tidak kesulitan sama sekali saat dia memutar tubuhnya lalu berbalik lagi untuk melewati dua bek Rovers, sebelum menembakkan tendangan 40 yard yang luar biasa ke pojok atas gawang.

Seperti yang dikatakan Clive Tyldesley dalam komentar pertandingan, “Hanya Matthew Le Tissier yang bisa mencetak gol seperti itu.”

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com