Analisa

16 Transfer Pemain Teraneh dalam Sejarah Sepakbola Britania Raya

Allan Simonsen, Charlton Barcelona
We are part of The Trust Project What is it?

5. Jamie Stevenson (Alloa Athletic ke Real Mallorca)

Sebuah trial yang mengejutkan pun terjadi di Real Mallorca, begitu juga tujuh gol di tiga pertandingan U-18, dan akhirnya sebuah kontrak untuk menggoda dirinya agar mau pindah

Kritikus film mungkin akan menyebut musim 2015/16 di Premier League sebagai sesuatu yang mengejutkan dan tak terduga, namun ini hanyalah sebuah film dokumenter kecil jika dibandingkan dengan musim panas Jamie Stevenson di tahun 2002.

Orang Glasgow ini hanyalah seorang remaja yang sedang berlibur ketika ia “bermain-main di pinggir lapangan” dalam pertandingan tujuh lawan tujuh yang diikuti pamannya (kemungkinan besar dengan musik pembangkit semangat sebagai latar suaranya) dan entah bagaimana menarik perhatian seorang pemandu bakat dari Iberia yang penuh semangat (kemungkinan dimainkan oleh Antonio Banderas). Sebuah trial yang mengejutkan pun terjadi di Real Mallorca, begitu juga tujuh gol di tiga pertandingan U-18, dan akhirnya sebuah kontrak untuk menggoda dirinya agar mau pindah ke pulau Spanyol ini setelah hanya dua penampilan untuk Alloa.

Stadion Iberostar milik Real Mallorca, di mana Stevenson, sayangnya, tak pernah bermain

Sayangnya, tidak seperti Goal!, tidak ada sekuel dari kisah ini. Stevenson meninggalkan pulau harta karun itu dan menghabiskan satu dekade terakhir menjalani karier yang cukup baik, namun tidak terlalu disinari matahari, di liga-liga level bawah Skotlandia.

6. Nicklas Bendtner (Arsenal ke Juventus, pinjaman)

Tidak diragukan lagi bahwa Lord Bendtner mesti merasa kepindahan ini memang layak, namun masa peminjaman selama satu musim dirinya ke Juventus pada musim 2012/13 membuat bingung banyak orang, termasuk fans Juve. Sampai pada bulan Maret, klub mengakui mereka belum menjual satupun jersey dengan nama Bendtner.

Orang Denmark ini, yang menghabiskan musim sebelumnya bersama Sunderland, bermain beberapa kali sebagai pemain pengganti namun hanya menjadi starter untuk klub juara Italia ini dua kali. Cedera menjadi salah satu alasan, namun tidak sebesar fakta bahwa mereka adalah Juventus dan ia adalah Nicklas Bendtner.

7. Tommy Lawton (Chelsea ke Notts County)

Lawton yang berusia 28 tahun meninggalkan tim papan atas London ini dengan rekor transfer... ke klub di Divisi Tiga

Perselisihan di kamar ganti, permintaan transfer dan perkelahian – tidak, kita tidak sedang berbicara tentang Chelsea musim 2105/16. Tidak, ini adalah Chelsea di tahun 1947, dan aktor utamanya adalah Tommy Lawton.

Setelah dengan santai menciptakan banyak gol bersama Dixie Dean di Everton, kemudian Len Goulden dan Tommy Walker di Chelsea, Lawton yang berusia 28 tahun meninggalkan tim papan atas London ini dengan rekor transfer... ke klub di Divisi Tiga.

Notts County dimanajeri oleh sahabatnya dan mantan pemijat di The Blues, Arthur Stollery, namun penyebab utama permintaan dirinya untuk menginggalkan Chelsea adalah perselisihan dirinya dengan manajemen klub dan manajer. Sepakbola tampaknya tidak terlalu banyak berubah setelah 70 tahun.

Tommy Lawton, Notts County

Lawton kemudian juga menjadi manajer Notts County

8. Tyrone Mears (Derby ke Marseille, pinjaman)

Di luar segala urusan dokumen-dokumen dan hal rumit lainnya, transfer pemain adalah bisnis yang sederhana: anda memerlukan ada tim lain yang menginginkan anda, dan izin dari klub anda untuk pergi. Tyrone Mears punya satu dari dua hal ini.

Pada tahun 2008, full-back Derby ini tiba di Marseille – ketertarikan mereka atas sang pemain juga menjadi kejutan tersendiri, menyusul cedera panjang Mears dan musim di mana The Rams hanya mengumpulkan 11 poin di Premier League – meski dilarang untuk pergi. “(Tawaran Marseille) benar-benar tidak bisa diterima sama sekali,” ucap juru bicara Rams. “Layak untuk ditertawakan. Pimpinan klub dan manajer sudah dengan jelas menyatakan pada pemain dan Marseille bahwa tidak akan ada kesepakatan yang terjadi.”

Para bankir tidak setuju. Masa peminjaman selama satu musim pun terjadi, termasuk sebuah gol di Piala UEFA menghadapi Ajax, sebelum Mears bergabung dengan Burnley.