Analisa

18 Statistik Luar Biasa yang Mungkin Anda Lewatkan di Piala Dunia 2018

Kylian Mbappe World Cup

Dua klub Eropa mana yang memiliki pemain di setiap final Piala Dunia sejak 1982? Dan pemain mana yang meniru Pele dan Diego Maradona? Mark White menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan masih banyak lagi...

We are part of The Trust Project What is it?

Kombinasi Pelatih dengan Umur Tertua

Seratus tiga puluh lima tahun dan tiga bulan adalah usia gabungan manajer Uruguay, Oscar Tabarez dan bos Portugal, Fernando Santos ketika mereka bertemu di babak 16 besar - usia gabungan tertua untuk dua pelatih dalam sebuah pertandingan Piala Dunia. Sebenarnya Tabarez memecahkan rekornya sendiri yang dia torehkan di Brasil 2014, ketika dia dan lawannya dari Inggris, Roy Hodgson memiliki usia kumulatif 134 tahun dan dua bulan.

Rekor Paceklik Gol Swiss

Enam puluh empat tahun telah berlalu sejak Swiss terakhir mencetak gol dalam pertandingan fase gigir di Piala Dunia setelah mereka gagal mengakhiri kemandulan mereka dalam kekalahan 1-0 atas Swedia. Hebatnya, kali terakhir Swiss mencetak gol di luar babak grup saat mereka mencetak lima gol dalam 45 menit tetapi tetap menderita kekalahan 7-5 dari Austria di tahun 1954. Swiss kini telah mengalami eliminasi dalam enam pertandingan fase knockout berturut-turut di turnamen tersebut.

Gol Bola Mati Menjadi Tren

43% dari 169 gol yang dicetak di Rusia 2018 berasal dari situasi set-piece – rasio tertinggi dalam 60 tahun terakhir. Inggris mencetak sembilan gol dari set-piece, yang paling banyak dicetak sebuah tim di Piala Dunia sejak Portugal pada 1966.

Pemain Muda Les Blues

19 – usia di mana Kylian Mbappe menjadi remaja pertama sejak Pele, 60 tahun lalu, untuk mencetak banyak gol dalam pertandingan Piala Dunia. Mbappe kemudian menjadi remaja ketiga untuk bermain di final, setelah Pele (17 tahun di final 1958) dan Giuseppe Bergomi (18 tahun di final 1982) – dan menjadi yang kedua dalam hal mencetak gol setelah legenda Brasil tersebut.

Kutukan Benua yang Terpatahkan

19 pertandingan adalah jumlah yang dibutuhkan oleh perwakilan tim AFC (Asian Football Confederation) untuk mencatatkan kemenangan pertama atas lawan dari Amerika Selatan di Piala Dunia. Kemenangan 2-1 Jepang atas Kolombia mengakhiri catatan 15 kekalahan dan tiga hasil imbang yang ditorehkan Korea Selatan (lima kali percobaan), Jepang (empat), Iran (dua), Korea Utara (dua), Israel, Irak, Uni Emirat Arab, Tiongkok, dan Australia.