Analisa

20 Kutipan Terbaik dari 21 Tahun Karier Arsene Wenger di Arsenal

Le Professeur akan mengakhiri kepemimpinannya di Arsenal pada musim panas nanti, dan Chas Newkey-Burden pun memilih kutipan-kutipan terbaik sang manajer selama di London utara...

We are part of The Trust Project What is it?

1. “Saya mencoba menonton pertandingan Tottenham lewat televisi di hotel saya kemarin, tetapi saya tertidur.”

Dalam konferensi pers pertamanya sebagai bos The Gunners, Wenger langsung menyindir rival lokal timnya, Spurs.

2. “Salah satu hal yang saya temukan di Jepang adalah dari menonton sumo. Pada akhir pertarungan, Anda tidak akan pernah mengetahui siapa yang baru saja menang, siapa yang kalah, karena mereka tidak menunjukkan emosi mereka karena hal itu bisa membuat pemain yang kalah malu. Itu luar biasa. Itulah kenapa saya mencoba mengajari tim saya tentang rasa menghormati lawan. Hanya di Inggris saja semua orang menjulurkan lidahnya ke lawan ketika mereka menang.”

Bisa dikatakan ia belum terbiasa dengan Anglophile.

3. “Saya tidak melihatnya.”

Jawaban Wenger ketika ditanya soal setiap insiden di mana pemain-pemainnya melakukan sesuatu yang tidak menunjukkan rasa hormat.

4. “Sebuah tim sepakbola seperti perempuan yang cantic. Ketika Anda tidak memujinya, ia akan lupa bahwa ia cantik.”

Strategi manajerial ini mungkin akan lebih mudah diingat dengan Olivier Giroud daripada Ray Parlour.

5. “Dari sembilan kartu merah musim ini, mungkin kami hanya pantas menerima dua di antaranya.”

Meski memiliki gelar master, Le Boss seringkali salah menghitung.

6. “Saya yakin [semangat tim] seperti bunga. Anda harus menjaganya dan mengawasinya setiap hari, atau ia akan smati. Tetapi Anda juga bisa membuat bunganya tumbuh lebih besar, lebih baik, dan lebih cantik jika Anda menjaganya.”

Wenger menggunakan istilah tanaman.