4 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan Jurgen Klopp di Liverpool

Klopp Liverpool

Untuk merayakan dua tahun sejak Jurgen Klopp pertama kali memimpin The Reds, Matt Ladson memberikan penilaiannya mengenai apa saja masalah yang masih menghantui Liverpool saat ini…

Dua tahun sejak pertandingan pertama Jurgen Klopp bersama Liverpool – hasil imbang 0-0 melawan Tottenham pada 17 Oktober 2015 – manajer asal Jerman ini telah menghadirkan banyak perubahan secara menyeluruh di Anfield. Namun dengan The Reds masih belum juga memberikan penampilan yang benar-benar meyakinkan, jelas bahwa masih ada masalah yang harus diselesaikan Klopp di Anfield.

Apa saja?

1. Pertahanan (Tentu saja…)

Liverpool kebobolan 42 gol musim lalu, jumlah terbaik mereka sejak musim terakhir Rafa Benitez pada 2009/10. Lima clean sheet dalam enam pertandingan terakhir musim lalu membantu terciptanya catatan ini, dan menghadirkan ekspektasi bahwa mungkin lini pertahanan Liverpool akan jauh lebih baik di musim berikutnya, setelah berbagai mimpi buruk yang hadir karena kesalahan individu dan kemampuan yang buruk dalam menghadapi situasi bola mati selama beberapa tahun terakhir.

Apalagi, Virgil van Dijk diperkirakan akan datang pada musim panas lalu, memberikan harapan bahwa lini pertahanan mereka akan lebih kuat musim ini, untuk membantu The Reds mencatatkan jumlah kebobolan kurang dari 40 gol untuk pertama kalinya dalam delapan musim. Sayangnya, pemain asal Belanda itu batal datang dan kini tim asuhan Klopp ini diperkirakan akan kebobolan hingga 57 gol di akhir musim nanti jika meneruskan rataan kebobolan yang sama seperti di awal musim ini.

Virgil van Dijk Liverpool

Virgil van Dijk: satu-satunya bek tengah di dunia... di mata Liverpool

Kini tim asuhan Klopp ini diperkirakan akan kebobolan hingga 57 gol di akhir musim nanti jika meneruskan rataan kebobolan yang sama seperti di awal musim ini

Meski Klopp baru-baru ini mengakui bahwa “sangat jelas kami kebobolan terlalu banyak gol, tidak ada keraguan soal ini”, kesabaran sang manajer pasti sudah hampir mencapai titik nadir. Baru-baru ini, setelah pertandingan di Piala Liga melawan Leicester, ia mengatakan bahwa kebobolan gol mudah “membuat saya benar-benar muak”.

Statistik yang menunjukkan bahwa Joel Matip dan Dejan Lovren baru kalah sekali dalam 22 pertandingan di mana mereka berdua menjadi starter tidak memberikan gambaran yang akurat atas masalah pertahanan tim ini, yang bisa membuat kerja keras lini depan mereka terbuang percuma.

Bahwa Klopp hanya merekrut Steven Caulker (pinjaman), Matip (gratis), Ragnar Klavan (£4 juta), Andrew Robertson (£8 juta), dan kiper Loris Karius (£4 juta) membuatnya dituduh gagal mengatasi masalah pertahanan yang sudah menahun ini, dan sulit untuk tidak sepakat dengan anggapan itu.

Pages