7 Gelandang Terbaik Timnas Indonesia Sepanjang Masa

Siapa saja gelandang yang pantas mendapatkan predikat yang terbaik yang pernah membela tim nasional Indonesia? ekkyrezky dan Arief Hadi memberikan tujuh nama yang paling pantas...

Memilih yang terbaik dari begitu banyak pemain hebat bukan perkara gampang. Masalahnya, Indonesia memang memiliki banyak gelandang hebat yang pernah membela Merah Putih sejak era 1950an, ketika timnas mulai menunjukkan taringnya di level Asia dan Dunia, hingga saat ini, ketika timnas bahkan tak bisa tampil di pertandingan internasional.

Ada begitu banyak pemain yang mungkin pantas masuk dalam daftar ini. Penilaian kami pun bisa saja Anda bantah dengan argumen-argumen yang berbeda. Tapi inilah pilihan kami. Tak setuju? Jangan ragu untuk menyampaikan pendapat Anda melalui kolom komentar di bawah ataupun melalui Twitter dan Facebook kami.

Berikut adalah tujuh gelandang terbaik yang pernah membela tim nasional Indonesia menurut FourFourTwo!

Firman Utina

Jika Anda sering mendengar kisah tentang “si anak emas” Bendol (Benny Dollo), maka Anda pasti tahu tentang Firman Utina: salah satu playmaker terbaik Indonesia. Terbukti sejak penampilan gemilang Firman di Piala AFF 2010, tak ada lagi gelandang Indonesia yang memiliki tipe bermain sepertinya. Evan Dimas Darmono? Dia sedang berkembang dan gaya bermainnya, lebih menyerupai gelandang nomor 6 ketimbang 10 (playmaker atau gelandang serang).

Karier bermain Firman dimulai dari klub Indonesia Muda sebelum pindah ke Bina Taruna. Tiga tahun bersama Bina Taruna, Firman pun direkrut Persma Junior (tim semi-profesional asal Manado) yang dilatih Bendol pada 1999. Nah, sejak saat itulah julukan si anak emas Bendol disematkan kepada Firman, karena gelandang bertinggi badan 165 cm itu mengikuti Bendol hingga ke Persita Tangerang dan Arema Malang.

Perlahan, Firman mengukir namanya sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik Indonesia bersama klub-klub yang pernah dibelanya, termasuk Persib Bandung dan Sriwijaya FC. Pemain kelahiran Manado memiliki visi yang baik dalam mengalirkan bola dan mengkreasikan serangan, tak hanya memiliki presisi operan yang baik, Firman juga punya tendangan jarak jauh yang baik dan bisa jadi solusi pencetak gol dari lini kedua.

Puncaknya di Piala AFF 2010, Firman yang ditunjuk menjadi kapten timnas Indonesia oleh Alfred Riedl, terpilih jadi pemain terbaik turnamen antar-klub Asia Tenggara tersebut, meski faktanya Indonesia hanya jadi runner-up dan kalah oleh Malaysia.

Pages