5 Hal Menarik dari Pekan Ke-4 ISC A 2016 yang Wajib Kamu Ketahui

Ada banyak hal menarik yang terjadi dalam satu pekan pertandingan di sebuah kompetisi sepakbola - apalagi di Indonesia. Di sini, FourFourTwo memilih lima kejadian paling menarik yang terjadi pada pekan keempat Indonesia Soccer Championship A 2016 akhir pekan kemarin. Apa saja?

Permainan kasar Persiba kembali memakan korban

Permainan keras menjurus kasar yang diperagakan Persiba Balikpapan sampai pekan keempat bergulirnya Indonesia Soccer Championship 2016 kembali memakan korban. Setelah beberapa pemain Arema Cronus dan Pusamania Borneo, seperti Cristian Gonzales, Dendi Santoso dan Aang Suparman, kini playmaker Persib Bandung, Robertino Pugliara, juga terkena dampak permainan negatif anak-anak Beruang Madu tersebut sehingga ia harus menerima tiga jahitan di kepala.

(Foto: indonesiansc.com)

You'll Never Walk Alone berkumandang di Stadion Kapten Dipta

Lagu kebanggaan Kopites, You'll Never Walk Alone, terdengar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Hal tersebut dilakukan oleh North Side Boys 12 dan Semeton Dewata sebagai bentuk solidaritas atas kematian yang dialami oleh salah satu suporter Persija Jakarta, Muhammad Fahreza, yang meninggal dunia diduga karena kekerasan aparat keamanan beberapa waktu lalu.

Berikut videonya:

Tiket elektronik Madura United

Madura United menerapkan penjualan tiket elektronik ketika menjamu Pusamania Borneo FC di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (20/5) kemarin. Banyak dampak positif dari penerapan ini salah satunya adalah mencegah beredarnya tiket palsu.

Hal itu disampaikan oleh Chairman LOC Madura United, Ram Halili. “Penggunaan tiket dengan menggunakan barcode dan X Ray sangat berhasil mencegah terjadinya tiket palsu dan penjualan tiket keriting,” ungkapnya seperti dilansir laman resmi klub.

Puluhan korban jatuh di laga Gresik United vs PS TNI

Laga antara Gresik United melawan PS TNI menelan banyak korban. Hal itu lantaran terjadinya kericuhan antar suporter tuan rumah dan suporter PS TNI.

Kabarnya, pemicu kericuhan itu sendiri bermula saat Ultras Gresik ingin memindahkan spanduk dan melakukan pelemparan botol ke arah suporter PS TNI yang kemudian memantik kemarahan dari para pendukung PS TNI. Sontak mereka langsung turun ke lapangan dan melakukan pengejaran serta pemukulan terhadap oknum Ultras Gresik. Akibat insiden itu, tercatat 55 orang mengalami luka-luka.

Rencananya, kasus ini bakal disidangkan Komisi Disiplin Indonesia Soccer Championship 2016 pada hari Kamis (26/5).

Berikut videonya:

Hansson menyusul Luciano Leandro

Pekan keempat gelaran Indonesia Soccer Championship A 2016 menjadi pekan yang tidak menggembirakan bagi Stefan Hansson. Eks pelatih Mitra Kukar tersebut mundur sebagai pelatih Persela Lamongan lantaran tak kunjung memberikan hasil terbaik bagi klub. Terakhir, Laskar Joko Tingkir kalah dari Persipura Jayapura dengan skor 0-1.

Hansson menjadi pelatih kedua yang mundur atau dipecat di ISC A 2016 setelah sebelumnya Luciano Leandro juga didepak klub karena gagal mencapai target yang dicanangkan oleh manajemen PSM Makassar.

Stefan Hansson memutuskan mundur setelah Persela kalah dalam 4 laga beruntun (Foto: indonesiansc.com)

Foto utama: indonesiansc.com

Lebih banyak feature setiap harinya di FFT.com